Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melaporkan rencana pemberian stimulus ekonomi untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Pemerintah menyiapkan sejumlah insentif, mulai dari diskon tiket transportasi hingga pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara domestik.
Laporan itu disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Namun, momen tersebut baru diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (23/10/2026).
Airlangga menyampaikan, rencana tersebut saat melaporkan perkembangan ekonomi dan program pemerintah kepada Presiden Prabowo Subianto. Stimulus Nataru disiapkan untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan selama libur akhir tahun sekaligus menjaga aktivitas ekonomi.
“ Kemudian stimulus Nataru, ini sudah disepakati diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP. Kemudian juga PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri,” ujar Airlangga.
Ia menjelaskan, program stimulus tersebut sebelumnya telah disetujui pada pertengahan 2026. Pemerintah memperkirakan kebijakan itu menjangkau 16,6 juta orang dengan anggaran sekitar Rp883,4 miliar.
