Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis lembar fakta (fact sheet) di situs resmi Gedung Putih pada Senin (31/8/2026), yang mengungkap detail kesepakatan minyak dengan otoritas sementara Venezuela. Langkah ini diambil usai Presiden Donald Trump mengumumkan kerja sama besar tersebut guna memperkuat akses energi AS di Belahan Bumi Barat.
Melalui kesepakatan itu, otoritas Venezuela memberikan konsesi selama 100 tahun atas 17 ladang minyak dengan cadangan terbukti sekitar 65 miliar barel kepada perusahaan swasta North American Blue Energy Partners (NABEP). Dilansir Al Jazeera, kerja sama yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ini turut memberikan kepemilikan saham serta hak pembelian produksi minyak bagi pemerintah AS.
