Jakarta, IDN Times — Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan hibah sebesar 2,49 juta dolar AS atau sekitar Rp41,74 miliar (kurs Rp16.764) untuk mendukung penguatan perencanaan Smart City di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hibah tersebut disalurkan melalui U.S. Trade and Development Agency (USTDA) dan ditandai dengan penandatanganan kerja sama pada Rabu (25/2/2026) di Kantor Otorita IKN.
Dana hibah ini difokuskan pada asistensi teknis solusi Smart City yang terintegrasi, siap investasi, dan implementatif. Otorita IKN menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari penguatan transformasi Nusantara menjadi kota cerdas berbasis teknologi dan keberlanjutan.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan, transformasi digital menjadi fondasi pembangunan ibu kota baru.
“Visi kami jelas: Nusantara harus menjadi kota yang hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” ujar Basuki dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
