Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bahlil Lapor ke Prabowo, Lifting Minyak Capai Target 600 Ribu Barel per Hari

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi di Karawang, Minggu (29/6/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya sih...
  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melaporkan capaian kinerja sektor minyak dan gas bumi kepada Presiden Prabowo Subianto.
  • Realisasi lifting minyak bumi telah mencapai target APBN 600 ribu barel per hari.
  • Bahlil juga memaparkan peta jalan dan strategi pemenuhan target lifting minyak untuk tahun 2026, termasuk eksplorasi masif dan penemuan cadangan baru.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan laporan kinerja kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut dipaparkan dalam agenda Retret Kabinet Merah Putih Jilid II yang berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Prasetyo Hadi menyampaikan, Menteri ESDM melaporkan capaian kinerja sektor minyak dan gas bumi (migas). Salah satu yang dilaporkan adalah realisasi lifting (siap jual) minyak bumi yang telah memenuhi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni 600 ribu barel per hari.

"Menteri ESDM melaporkan kinerja pencapaian target lifting minyak yang sudah sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari," ujar Prasetyo.

Selain melaporkan capaian saat ini, Bahlil juga memaparkan peta jalan dan strategi pemenuhan target lifting minyak untuk tahun 2026. Strategi tersebut mencakup upaya eksplorasi masif dan penemuan cadangan baru. Prasetyo menyebutkan terdapat potensi sekitar 75 blok minyak baru yang siap dikembangkan.

"Ada strategi termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru. Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional," kata Prasetyo.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More

Pertamina: 5.888 UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi Sepanjang 2025

08 Jan 2026, 01:07 WIBBusiness