Bahlil Lapor ke Prabowo, Lifting Minyak Capai Target 600 Ribu Barel per Hari

- Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melaporkan capaian kinerja sektor minyak dan gas bumi kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Realisasi lifting minyak bumi telah mencapai target APBN 600 ribu barel per hari.
- Bahlil juga memaparkan peta jalan dan strategi pemenuhan target lifting minyak untuk tahun 2026, termasuk eksplorasi masif dan penemuan cadangan baru.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan laporan kinerja kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut dipaparkan dalam agenda Retret Kabinet Merah Putih Jilid II yang berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
Prasetyo Hadi menyampaikan, Menteri ESDM melaporkan capaian kinerja sektor minyak dan gas bumi (migas). Salah satu yang dilaporkan adalah realisasi lifting (siap jual) minyak bumi yang telah memenuhi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni 600 ribu barel per hari.
"Menteri ESDM melaporkan kinerja pencapaian target lifting minyak yang sudah sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari," ujar Prasetyo.
Selain melaporkan capaian saat ini, Bahlil juga memaparkan peta jalan dan strategi pemenuhan target lifting minyak untuk tahun 2026. Strategi tersebut mencakup upaya eksplorasi masif dan penemuan cadangan baru. Prasetyo menyebutkan terdapat potensi sekitar 75 blok minyak baru yang siap dikembangkan.
"Ada strategi termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru. Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional," kata Prasetyo.



















