Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) masih membuka peluang untuk menyesuaikan suku bunga acuan atau BI Rate. Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada perkembangan data ekonomi dan kondisi pasar.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, bank sentral akan mencermati perkembangan ekonomi sebelum menentukan arah kebijakan suku bunga. Menurutnya, BI memiliki berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, tidak hanya melalui suku bunga acuan.
“Keputusan suku bunga acuan harus melihat dapta dependent (penyesuaian suku bunga) nanti kita lihat perkembangannya seperti apa karena kita punya kebijakan kan banyak ya instrumennya, ya gak hanya suku bunga aja,” ujar Destry saat ditemui di Rapimnas Kadin 2026, Kamis (29/10/2026).
