- PT Kawasan Industri Medan (KIM)
- PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)
- PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN)
- PT Kawasan Industri Makassar (KIMA)
- PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)
- PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
- PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
CEK FAKTA: Benarkah Perampingan Bisnis Danareksa Rampung Tahun Ini?

Danareksa akan dipusatkan menjadi operator kawasan industri terintegrasi, dengan pengembangan ekosistem seperti KEK, industrial estate, dan smart city sepanjang proses streamlining BUMN 2026.
Saat ini Danareksa memiliki tujuh anak usaha kawasan industri dan sedang memproses lima kawasan tambahan, sehingga setelah konsolidasi ditargetkan mengelola 12 kawasan industri.
Danantara menargetkan konsolidasi serta perampingan bisnis rampung pada 2026 agar penataan model bisnis dimulai 2027, tetapi target tersebut masih berupa proyeksi yang belum dapat dibuktikan.
Jakarta, IDN Times - PT Danareksa (Persero) akan mengubah model bisnis melalui proses perampingan struktur usaha (streamlining). BUMN yang dikenal dengan bisnis jasa transformasi perusahaan itu akan fokus menjadi operator kawasan industri terintegrasi.
Benarkah proses perampingan itu selesai tahun ini? Berikut faktanya.
1. Danareksa kembangkan ekosistem terintegrasi di kawasan industri

Menara Danareksa, Jakarta Pusat. (dok. Danareksa) Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pihaknya fokus melakukan streamlining BUMN sepanjang 2026. Melalui langkah tersebut, Danareksa akan difokuskan sebagai operator kawasan industri yang tidak hanya menyediakan fasilitas bagi pelaku usaha, tetapi juga mengembangkan ekosistem terintegrasi untuk mendukung aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi.
"Hanya akan fokus menjadi operator kawasan industri. Yang diharapkan itu KEK, kawasan industrial estate itu benar-benar menjadi kota, nanti kan kita ada smart city di dalamnya," ujar Dony, dikutip Jumat (30/10/2026).
2. Danareksa proses caplok lima kawasan industri

First welding (pengelasan perdana) infrastruktur jaringan pipa distribusi gas bumi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang (IDN Times/Dhana Kencana) Saat ini, Danareksa masih menjalankan empat klaster bisnis, yakni sub-klaster kawasan industri, sub-klaster jasa keuangan, sub-klaster konstruksi, dan sub-klaster media dan teknologi.
Di sub-klaster kawasan industri, Danareksa memiliki tujuh anak usaha, sebagai berikut:
Setelah konsolidasi, Danareksa akan mengelola 12 kawasan industri. Adapun lima kawasan yang belum masuk daftar portofolio Danareksa saat ini tengah memasuki tahapan transaksi.
3. Bakal rampung tahun ini

Petugas memasang pipa untuk distribusi gas bumi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang (IDN Times/Dhana Kencana) Perampingan bisnis itu diawali dengan tahap mengidentifikasi sumber pendapatan, serta merumuskan arah pengembangan kawasan industri secara lebih terarah. Dony menekankan, proses konsolidasi dan streamlining perlu dituntaskan pada 2026 agar penataan model bisnis dapat dimulai pada 2027. Untuk itu, Danareksa didorong untuk segera merampungkan roadmap pengembangan kawasan industri sebagai acuan dalam menentukan strategi dan prioritas pengembangan ke depan.
"Karena kawasan industri ini akan menjadi salah satu enabler untuk menarik investor masuk ke Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan, pengembangan ini harus dilakukan secara masif," kata Dony.
Melihat target di atas, Danantara memang menargetkan proses streamlining selesai tahun ini. Namun, informasi tersebut baru sekadar proyeksi atau wacana, yang belum bisa dibuktikan faktanya karena belum terjadi.



















