1.413 Titik Listrik Desa dan Pabrik Baterai EV Segera Diresmikan

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 1.413 titik program listrik desa, dengan Sulawesi sebagai lokasi yang kemungkinan dipilih.
Bahlil melaporkan masih ada hampir 11 ribu desa dan dusun di Indonesia yang belum memiliki akses listrik.
Pabrik baterai kerja sama CATL dan Antam segera diresmikan setelah mulai berproduksi, sehingga Indonesia memiliki tiga pabrik baterai kendaraan listrik.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 1.413 titik program listrik desa dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut Sulawesi menjadi lokasi yang kemungkinan dipilih untuk peresmian tersebut.
Pria yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyampaikan hal tersebut setelah menghadap Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
"Dan program tahun 2026 yang akan segera diresmikan oleh Bapak Presiden, waktunya dalam waktu dekat, ya kemungkinan besar kita akan lakukan di Sulawesi. Jadi ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini," kata Prabowo kepada jurnalis.
1. Hampir 11 ribu desa dan dusun belum berlistrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meninjau langsung pelaksanaan program listrik desa (Lisdes) dan bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis di Dusun Krembeng, Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026)(Instagram/Bahlil Lahadalia) Dalam pertemuan tersebut, Bahlil turut melaporkan perkembangan program listrik desa. Menurutnya, masih ada hampir 11 ribu desa dan dusun di Indonesia yang belum memiliki akses listrik.
"Ya, tadi kita bahas tentang beberapa perkembangan terkait dengan listrik desa. Kita tahu bahwa di desa-desa dan dusun kita ini kan kondisinya kita hampir 11.000 yang belum ada listriknya," ujar dia.
2. Pabrik baterai CATL-Antam segera diresmikan

Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6). (Dok. Pertamina) Selain program listrik desa, Bahlil melaporkan kesiapan peresmian pabrik baterai hasil kerja sama Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Pabrik tersebut telah mulai berproduksi setelah peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Prabowo sekitar setahun lalu. Bahlil menyebut peresmian fasilitas itu akan dilakukan dalam waktu dekat, meski belum menyampaikan tanggal pastinya.
"Saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa kesiapan peresmian pabrik baterai kerja sama CATL dengan Antam yang 1 tahun lalu digroundbreaking oleh Bapak Presiden. Dalam waktu dekat akan diresmikan," tutur Bahlil.
3. Indonesia punya tiga pabrik baterai kendaraan listrik

Pabrik baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power. (dok. PLN) Dengan beroperasinya pabrik CATL-Antam, Bahlil menyebut Indonesia memiliki tiga pabrik baterai kendaraan listrik. Ketiganya terdiri dari fasilitas milik Hyundai, pabrik di Halmahera yang dikembangkan investor asal China, serta pabrik hasil kerja sama CATL dan Antam.
Bahlil menjelaskan, rantai produksi baterai di Indonesia mencakup berbagai tahapan, mulai dari pertambangan, pengolahan mineral melalui smelter, teknologi high pressure acid leach (HPAL), produksi prekursor dan katoda, hingga sel baterai.
"Mungkin tidak banyak negara yang mempunyai memiliki ini. Nah, ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi, ya," katanya.






















