Jakarta, IDN Times - PT Bio Farma (Persero) mengantongi Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) untuk produk Bio-RV, vaksin rotavirus neonatal.
Produk vaksin tersebut dikembangkan oleh perusahaan bersama Murdoch Children’s Research Institute (MCRI), dengan bantuan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga melalui Airlangga Integrated Research Clinic (AIRC), serta PATH dalam berbagai tahapan pengembangan.
Vaksin Bio-RV ditujukan untuk mencegah gastroenteritis atau diare akut akibat infeksi rotavirus.
“Bio-RV bukan hanya tentang hadirnya satu produk vaksin baru. Di balik pencapaian ini terdapat perjalanan panjang pengembangan ilmu pengetahuan, pengembangan proses, uji praklinis dan klinis, alih teknologi, registrasi, serta penyiapan manufaktur,” kata Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya dikutip Senin, (7/9/2026).
