Dalam dunia investasi, hanya sedikit perusahaan yang berhasil mencapai kapitalisasi pasar lebih dari 1 triliun dolar AS. Sebagian besar berasal dari sektor teknologi yang mampu mempertahankan pertumbuhan luar biasa selama bertahun-tahun. Karena itu, ketika sebuah perusahaan menunjukkan kinerja yang mengesankan, muncul pertanyaan apakah perusahaan tersebut mampu bergabung dengan kelompok eksklusif tersebut.
Salah satu nama yang kini menjadi perhatian adalah Netflix. Meski harga sahamnya masih berada sekitar 39% di bawah rekor tertinggi, perusahaan streaming terbesar di dunia ini tetap mencatat performa luar biasa dalam jangka panjang. Dalam satu dekade terakhir, saham Netflix telah melonjak lebih dari 700%, menjadikannya salah satu investasi paling menguntungkan di sektor teknologi.
Namun, apakah pertumbuhan tersebut cukup untuk membawa Netflix mencapai valuasi 1 triliun dolar AS sebelum tahun 2030?
