Jakarta, IDN Times - Anggota Aliansi Ekonom Indonesia Dwiwulan menilai, tantangan pemulihan nilai tukar rupiah saat ini berbeda dibandingkan kondisi pada era Presiden ke-3 RI, B. J. Habibie.
Menurut dia, persoalan ekonomi yang dihadapi di era Presiden Prabowo Subianto saat ini lebih kompleks sehingga tidak bisa disamakan dengan situasi krisis pada akhir 1990-an.
"Apakah resepnya bisa menggunakan kebijakan ketika masa Pak Habibie sebelumnya? Kalau misalkan kita lihat sebenarnya, isunya ada perbedaan antara ketika Pak Habibie dan ketika Pak Prabowo sekarang," kata dia dalam diskusi di Trinity Tower, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
