Bos Danantara Yakin Suahasil Bawa Dampak Positif ke Ekonomi RI

- Rosan Perkasa Roeslani yakin Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru membawa dampak positif bagi perekonomian, terutama fiskal.
- Suahasil dilantik Presiden Prabowo Subianto menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta.
- IHSG ditutup turun 0,10 persen, sementara pasar dinilai menghadapi ketidakpastian setelah reshuffle kabinet.
Jakarta, IDN Times - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani menilai penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru akan berdampak positif.
Rosan menyampaikan hal itu saat ditanya soal respons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil sebagai Menkeu menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
"Ya, alhamdulillah. Tentu ini kan Pak Suahasil sebagai Menteri Keuangan baru. Saya meyakini akan memberikan dampak yang sangat positif karena beliau juga mempunyai track record pengalaman yang sangat baik," kata Rosan kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
1. Rosan yakin Suahasil berdampak positif pada fiskal

Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an) Rosan mengaku telah mengenal Suahasil cukup lama. Dia menilai pengalaman Suahasil akan membawa pengaruh positif terhadap perekonomian, terutama dari sisi fiskal. Menurutnya, pengalaman Suahasil menjadi salah satu alasan dirinya yakin terhadap kinerja Menkeu baru tersebut.
"Saya mengenal beliau juga sudah cukup lama dan saya meyakini ini akan membawa angin yang positif untuk perekonomian kita ke depannya, ya. Terutama di bidang fiskal," ujar dia.
2. IHSG ditutup melemah 0,10 persen

ilustrasi IHSG (IDN Times/Muhammad Surya) IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (14/9/2026), di zona merah. Berdasarkan data BEI, IHSG ditutup di level 6.534,69, turun tipis 6,69 poin atau 0,10 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.541,38.
Volume perdagangan mencapai 33,42 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp17,80 triliun. Frekuensi transaksi tercatat 2,094 juta kali, sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.371 triliun. Sebanyak 229 saham menguat, 455 saham melemah, dan 279 saham stagnan.
3. IHSG dibayangi ketidakpastian setelah reshuffle

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan). Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan tipis IHSG pada perdagangan Senin turut dipengaruhi ketidakpastian pasar setelah reshuffle kabinet oleh Prabowo. Dalam reshuffle tersebut, Purbaya digantikan Suahasil sebagai Menkeu.
Ibrahim menilai kondisi tersebut berpotensi menekan IHSG pada pembukaan perdagangan Selasa (15/9/2026). Tekanan juga berpotensi terjadi pada pergerakan rupiah. Menurut Ibrahim, pergantian Menkeu yang dilakukan secara mendadak dapat memengaruhi IHSG.
"Nah, reshuffle ini terjadi yang secara mendadak ini pasti berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan," kata Ibrahim.

















