Jakarta, IDN Times - Genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina masih berlanjut.
Pada Selasa (27/10/2026) lalu, Israel mengirimkan rentetan serangan militer ke Palestina, yang menewaskan lima warga dan melukai 32 orang lainnya di Jalur Gaza.
Rangkaian serangan tersebut berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan pemilihan umum parlemen Israel. Rentetan serangan pengeboman dan penembakan tersebut dilaporkan melanda berbagai wilayah Jalur Gaza, mulai dari utara, tengah, hingga selatan.
Dalam upaya melawan Genosida Israel, berbagai negara menyuarakan pembebasan Palestina. Masyarakat sejumlah negara, termasuk Indonesia mengutuk tindakan Israel. Gerakan boikot Israel, dan juga pihak-pihak yang terlibat dengan Israel masih terus disuarakan.
Seiringan dengan itu, Direktur Desk China-Indonesia dan Indonesia-Middle East Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Zulfikar Rakhmat menyoroti kegiatan perdagangan antara Indonesia dengan Israel masih berlanjut.
Salah satunya melalui komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) beserta turunannya yang masih diekspor ke Israel.
Benarkah informasi tersebut? Cek faktanya di sini.