Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Intip Daftar Negara dengan Uang Pensiun Tertinggi: Spanyol Teratas!
ilustrasi orang tua, lansia, tersenyum (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)
  • Data OECD menempatkan Spanyol sebagai negara dengan tingkat penggantian pensiun tertinggi, 80,4%, diikuti Yunani 79,6% dan Luksemburg 75,6%.
  • Kolombia dan Belanda melengkapi lima besar dengan masing-masing 74,8% dan 74,7%, jauh di atas rata-rata OECD sebesar 52%.
  • Tingkat penggantian menggambarkan persentase penghasilan pra-pensiun dari skema wajib, bukan nominal mutlak; Lithuania terendah dengan 17,4%.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau kamu membayangkan masa pensiun, salah satu hal yang mungkin paling bikin penasaran adalah seberapa besar penghasilanmu nanti dibandingkan saat masih bekerja. Ternyata, besaran penghasilan yang bisa digantikan oleh pensiun berbeda cukup jauh di setiap negara, lho. Ada negara yang sistem pensiunnya diproyeksikan bisa menggantikan lebih dari 80 persen penghasilan sebelum pensiun, tapi ada juga yang angkanya bahkan belum mencapai 20 persen.

Data OECD menunjukkan Spanyol berada di posisi teratas dengan tingkat penggantian pensiun mencapai 80,4%. Menariknya, posisi negara dengan ekonomi besar gak selalu berada di papan atas dalam urusan penggantian penghasilan saat pensiun. Lantas, negara mana saja yang punya tingkat pensiun paling tinggi?

1. Spanyol

ilustrasi Barcelona, Spanyol, Eropa, arsitektur, tata kota (unsplash.com/Ruggiero Calabrese)

Spanyol menjadi negara dengan tingkat penggantian pensiun paling tinggi dalam daftar ini, yakni mencapai 80,4%. Artinya, seorang pekerja dengan penghasilan rata-rata yang memenuhi asumsi perhitungan OECD diproyeksikan menerima manfaat pensiun setara sekitar 80,4 persen dari penghasilan sebelum pensiun.

Angka tersebut membuat Spanyol berada jauh di atas rata-rata OECD yang mencapai 52 persen. Jadi, kalau kamu membandingkannya dengan rata-rata tersebut, sistem pensiun Spanyol terlihat cukup besar dalam mempertahankan penghasilan seseorang setelah berhenti bekerja.

Perlu kamu ingat, angka 80,4 persen ini bukan berarti setiap pensiunan di Spanyol otomatis mendapatkan 80,4 persen dari gaji terakhirnya, ya. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi pekerja rata-rata yang mulai bekerja pada usia 22 tahun pada 2024 dan mencakup skema pensiun publik serta swasta yang bersifat wajib. Tabungan pensiun swasta yang sifatnya sukarela gak ikut dihitung. Dengan begitu, angka ini lebih tepat dipahami sebagai gambaran seberapa besar sistem pensiun wajib dapat menggantikan penghasilan sebelum pensiun.

2. Yunani

ilustrasi Yunani (pexels.com/Barış Karagöz)

Di posisi kedua ada Yunani dengan tingkat penggantian pensiun sebesar 79,6 persen. Selisihnya dengan Spanyol cuma 0,8 poin persentase, sehingga keduanya menjadi dua negara yang paling menonjol dalam daftar tersebut. Angka ini juga berarti manfaat pensiun yang diproyeksikan untuk pekerja dengan penghasilan rata-rata cukup dekat dengan pendapatan yang mereka terima sebelum memasuki masa pensiun.

Dibandingkan rata-rata OECD sebesar 52 persen, tingkat penggantian Yunani tergolong tinggi. Posisi Yunani ini juga menunjukkan bahwa ukuran atau kekuatan ekonomi sebuah negara gak bisa langsung digunakan untuk menebak seberapa besar pensiun yang diterima pekerjanya.

Sistem pensiun masing-masing negara memiliki aturan, kontribusi, dan mekanisme perhitungan yang berbeda. Karena itu, negara dengan perekonomian yang lebih besar belum tentu menawarkan tingkat penggantian penghasilan yang lebih tinggi. Buat kamu yang sedang melihat kesiapan pensiun dari perspektif global, perbedaan seperti ini cukup menarik untuk diperhatikan.

3. Luksemburg

ilustrasi angkutan umum tram di negara Luksemburg (pexels.com/KNKO Photography)

Selanjutnya ada Luksemburg dengan tingkat penggantian pensiun sebesar 75,6 persen. Negara kecil di Eropa ini menempati posisi ketiga dan menjadi salah satu dari tiga negara pertama yang mampu menggantikan lebih dari 75 persen penghasilan sebelum pensiun.

Artinya, berdasarkan proyeksi tersebut, gap antara penghasilan ketika bekerja dan manfaat pensiun relatif lebih kecil dibandingkan banyak negara lain dalam daftar. Posisi ini membuat Luksemburg berada sekitar 23,6 poin persentase di atas rata-rata OECD.

Kalau kamu melihat daftar secara keseluruhan, posisi Luksemburg juga memperlihatkan bahwa negara dengan sistem pensiun tinggi gak hanya berasal dari Eropa Selatan. Negara ini berada di antara Spanyol dan Yunani yang memimpin klasemen, sekaligus mengungguli sejumlah negara Eropa lain yang terkenal memiliki sistem kesejahteraan sosial kuat.

Setelah Luksemburg, tingkat penggantian pensiun mulai turun ke kisaran 74 persen. Jadi, tiga posisi teratas memang punya angka yang cukup mencolok dibandingkan sebagian besar negara lainnya.

4. Kolombia

ilustrasi Kolombia (unsplash.com/Flavia Carpio)

Menariknya, posisi keempat justru ditempati Kolombia dengan tingkat penggantian pensiun sebesar 74,8 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Belanda yang berada di posisi kelima dengan 74,7 persen. Kolombia juga menjadi salah satu contoh bahwa tingkat penggantian pensiun gak selalu berjalan searah dengan tingkat kemakmuran suatu negara.

Dalam daftar ini, Kolombia bahkan berada di atas sejumlah negara Eropa yang dikenal memiliki standar hidup tinggi. Kalau kamu membandingkannya dengan Amerika Serikat, perbedaannya semakin terlihat. Amerika Serikat berada di posisi ke-29 dengan tingkat penggantian sebesar 39,7 persen, atau sekitar setengah dari angka Kolombia.

Kondisi ini memperlihatkan betapa beragamnya desain sistem pensiun di setiap negara. Jadi, saat menilai kualitas sistem pensiun, kamu gak cukup hanya melihat seberapa kaya atau besar ekonomi sebuah negara.

5. Belanda

ilustrasi Amsterdam, Belanda, Eropa, turis (unsplash.com/Ansgar Scheffold)

Belanda melengkapi lima besar dengan tingkat penggantian pensiun sebesar 74,7 persen. Angka ini berarti manfaat pensiun yang diproyeksikan berada jauh di atas rata-rata OECD dan hanya terpaut 0,1 poin persentase dari Kolombia.

Belanda juga menjadi salah satu negara yang punya kombinasi menarik antara tingkat penggantian pensiun yang tinggi dan tingkat kemiskinan lansia yang rendah. Data dalam materi perbandingan menunjukkan tingkat kemiskinan lansia di Belanda berada di sekitar 4,6 persen.

Setelah lima besar, masih ada sejumlah negara dengan tingkat penggantian yang relatif tinggi. Austria berada di 74,1 persen, Denmark 72,7 persen, Portugal 72,4 persen, Italia 70,6 persen, dan Meksiko 69,6 persen, sedangkan Türkiye mencapai 69,1 persen. Di sisi lain, Lithuania berada paling bawah dengan 17,4 persen, disusul Irlandia 24,3 persen, Polandia 28,6 persen, dan Estonia 29,3 persen. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pengalaman kamu saat memasuki masa pensiun bisa sangat berbeda tergantung sistem yang berlaku di negara tempatmu bekerja.

Dari perbandingan tersebut, Spanyol jelas menjadi negara yang paling menonjol dengan tingkat penggantian pensiun sebesar 80,4 persen. Yunani, Luksemburg, Kolombia, dan Belanda kemudian menyusul dengan angka di atas 74 persen. Sementara itu, rata-rata OECD hanya berada di 52 persen, sehingga sebagian negara dalam daftar punya tingkat penggantian yang jauh lebih tinggi maupun lebih rendah dari angka tersebut.

Namun, kamu juga perlu melihat angka ini dengan konteks yang tepat. Pension replacement rate bukanlah jumlah uang pensiun yang diterima secara mutlak, melainkan persentase penghasilan sebelum pensiun yang diproyeksikan dapat digantikan oleh manfaat pensiun. Selain itu, perhitungan ini gak memasukkan tabungan pensiun sukarela, sehingga kondisi finansial seseorang saat pensiun tetap dipengaruhi oleh tabungan pribadi, investasi, dan sumber pendapatan lainnya.

Jadi, kalau kamu sedang memikirkan masa tua, jangan cuma berharap pada uang pensiun, tapi mulai siapkan sumber penghasilan lain sejak masih punya waktu panjang untuk menabung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article