Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengenai rencana menentukan rating bursa Indonesia sendiri di tengah polemik perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengaku belum menyimak pernyataan Dasco saat ditanya mengenai wacana tersebut. Namun, dia menyatakan OJK akan berkoordinasi lebih lanjut terkait hal itu.
"Untuk hal yang spesifik seperti yang ditanyakan, nanti pada waktunya kami akan koordinasi lebih lanjut ya," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (26/10/2026).
Hasan juga menyambut dukungan yang diberikan kepada pasar modal Indonesia serta koordinasi yang telah berjalan selama ini.
"Kami tentu selalu ya menyambut baik dukungan yang diberikan dan koordinasi yang baik selama ini, hal-hal yang positif yang diberikan tentu akan menguatkan terus kondisi pasar modal kita," ujar dia.
Sebelumnya, Dasco menyampaikan wacana penentuan rating bursa sendiri melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (24/10). Pernyataan tersebut muncul setelah MSCI membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.
MSCI sebelumnya mengumumkan rencana konsultasi tersebut pada 15 Oktober 2026 di tengah sorotan terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan investabilitas pasar saham Indonesia.
"Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang," kata Dasco dalam unggahan di Instagram.
