Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dihantam Sentimen Perang, Rupiah Lesu Pagi Ini

Dihantam Sentimen Perang, Rupiah Lesu Pagi Ini
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah kembali melemah ke level Rp16.933 per dolar AS pada awal perdagangan Jumat, turun 29 poin atau 0,17 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pelemahan rupiah dipicu meningkatnya sentimen risk off akibat kekhawatiran investor terhadap situasi geopolitik dan ketidakpastian perundingan damai AS-Iran.
  • Harga minyak dunia diprediksi tetap tinggi hingga 2027, sementara rupiah hari ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.850–Rp16.950 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terpantau kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (27/3/2026). Rupiah dibuka di Rp16.913 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.10 WIB, rupiah berada di level Rp16.933 per dolar AS, melemah 29 poin atau 0,17 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.904 per dolar AS.

1. Sentimen cari aman meningkat

Pengamat pasar uang, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah masih berpotensi melanjutkan tren pelemahannya sepanjang hari ini. Hal tersebut dipicu oleh meningkatnya sentimen risk off.

Risk off adalah kondisi ketika investor cenderung merasa tidak aman dan memilih untuk menghindari aset berisiko seperti rupiah, lalu mengalihkan uangnya ke aset yang lebih stabil seperti dolar AS.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap di tengah meningkatnya sentimen risk off dan harga minyak oleh keraguan investor akan perundingan damai AS-Iran," kata Lukman.

2. Harga minyak diramal tetap tinggi hingga tahun depan

Harga minyak mentah dunia diprediksi terus bertengger di level tinggi hingga 2027. Analis Goldman Sachs memperingatkan risiko harga di atas 100 dolar AS per barel tetap terbuka lebar.

Hal tersebut bisa terjadi terutama jika gangguan pasokan besar dan hilangnya produksi di Timur Tengah terus berlanjut dalam jangka panjang. Kondisi diperparah oleh rusaknya infrastruktur energi serta penutupan sebagian Selat Hormuz yang telah berlangsung selama hampir tiga minggu.

"Bertahannya sejumlah guncangan besar pasokan sebelumnya menunjukkan adanya risiko, harga minyak bisa tetap berada di atas 100 dolar Amerika Serikat lebih lama," tulis analis Goldman, dilansir CNN, Senin (23/3/2026).

3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini

Melihat dinamika pasar saat ini, Lukman memperkirakan pergerakan kurs rupiah hari ini akan berada dalam rentang harga Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Jika melihat kinerja sejak awal tahun, rupiah mencatatkan pelemahan 1,52 persen. Sementara itu, dalam kurun waktu satu tahun terakhir atau 52 minggu, nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More