Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dilarang Impor KRL, KCI Pastikan Pesan ke INKA

Dilarang Impor KRL, KCI Pastikan Pesan ke INKA
KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)
Intinya Sih
  • KCI berencana menambah 30 rangkaian KRL baru dan memastikan seluruh pengadaan dilakukan melalui PT INKA, yang kini tengah memasuki tahap akhir kajian bersama KAI dan pemerintah.
  • Saat ini PT INKA masih menyelesaikan pesanan 16 trainset dari KCI, dengan enam sudah beroperasi, satu dalam uji sertifikasi, satu dikirim, dan delapan lainnya masih diproduksi.
  • KAI dilarang mengimpor KRL sesuai arahan COO Danantara, Dony Oskaria, demi mendukung industri kereta nasional dan memperkuat peran PT INKA sebagai produsen dalam negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI berencana melakukan pengadaan tambahan 30 rangkaian atau trainset kereta rel listrik (KRL).

Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda memastikan pengadaan KRL kini hanya dilakukan ke PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Namun, terkait pelaksanaan rencana pengadaan itu masih dalam proses kajian yang mendekati tahap final.

“Untuk pengadaan 30 trainset, ini memang kajiannya terus dilakukan dan ini sudah mendekati tahap final. Jadi baik dari sisi KAI, KCI, maupun pemerintah dalam proses persiapan untuk merealisasikan terkait dengan kebutuhan tambahan kapasitas angkut tersebut,” kata Karina di kantor pusat KCI, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

1. PT INKA masih harus penuhi pesanan sebelumnya

Dilarang Impor KRL, KCI Pastikan Pesan ke INKA
Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI, Karina Amanda. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Karina mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum memesan tambahan 30 rangkaian ke PT INKA karena,l PT INKA masih harus memenuhi pesanan rangkaian KRL sebelumnya.

“Jadi saat ini memang kami sedang fokus untuk penyelesaian dari 16 trainset yang saat ini lagi diproduksi oleh teman-teman INKA,” tutur Karina.

2. PT INKA masih kerjakan 8 pesanan KRL

KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)
KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)

KCI sendiri sudah memesan 16 rangkaian KRL sejak 2024. Saat ini, sudah enam kereta yang selesai diproduksi, lulus uji sertifikasi, dan beroperasi. Sementara itu, ada satu rangkaian yang sedang persiapan uji sertifikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan satu rangkaian dalam proses pengiriman dari pabrik INKA.

“Jadi ini masih berlanjut, 6 (trainset) sudah dioperasikan, 1 trainset (trainset ke-7) sudah di Depo Depok sedang proses untuk uji sertifikasi. Trainset ke-8 dalam proses pengiriman dari Banyuwangi,” ucap Karina.

Dengan demikian, masih ada delapan trainset yang dalam proses produksi di pabrik INKA.

3. KAI dilarang impor KRL

Dilarang Impor KRL, KCI Pastikan Pesan ke INKA
Pabrik PT INKA (inka.co.id)

Sebelumnya, Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria melarang KAI mengimpor KRL. KAI diwajibkan membeli rangkaian kereta listrik, baik lokomotif maupun gerbong ke PT INKA.

“Saya mewajibkan kereta api itu tidak boleh lagi mengimpor gerbong maupun lokonya. Dia wajib melakukan manufacture di INKA,” kata Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria dalam CBNC Indonesia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Selasa (10/2).

Larangan itu diberlakukan untuk menciptakan keberpihakan kepada produsen kereta dalam negeri.

“Kalau tidak ada keberpihakan, sampai kapan industri kita hidup? Sementara kita akan menghabiskan kurang lebih total dari proses transformasi daripada perusahaan kereta api kita itu kurang lebih sekitar Rp50 triliun,” kata Dony.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More