Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dividen Interim Rp9,3 Triliun, Bank Mandiri Pastikan Fundamental Kuat

WhatsApp Image 2026-02-05 at 17.42.34.jpeg
Laporan keuangan Bank Mandiri pada kuartal IV 2025. (Dok/Istimewa).
Intinya sih...
  • Rasio kecukupan modal Bank Mandiri capai 19,4 persen hingga Desember 2025
  • Struktur permodalan mendukung return on equity dan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan
  • Kedepan, Bank Mandiri masih akan mempertimbangkan dividen interim dengan memperhatikan kondisi keuangan, permodalan, dan likuiditas perusahaan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bank Mandiri menegaskan pembagian dividen interim tidak mengganggu ruang ekspansi bisnis perseroan. Permodalan perusahaan tetap solid untuk menghadapi tantangan ekonomi pada 2026.

Direktur Finance dan Strategi Bank Mandiri, Novita Widianggraini, menjelaskan dividen interim sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan pada Januari 2026. Kebijakan tersebut mencerminkan kekuatan kinerja, likuiditas, dan permodalan perseroan.

“Dividen interim sebesar Rp9,3 triliun telah kami bayarkan pada Januari 2026. Kebijakan ini mencerminkan kinerja yang kuat, likuiditas yang baik, serta permodalan Bank Mandiri yang berada pada level memadai,” ujar Novita dalam paparan kinerja Bank Mandiri 2025 yang digelar secara daring, dikutip, Jumat (6/2/2026).

1. Hingga Desember, rasio kecukupan modal secara bank only capai 19,4 persen

2c97f898746b2b6d7766a5ddc2c4a42b.jpg
Ilustrasi Cabang Bank Mandiri Taspen/Dok Bank Mandiri Taspen

Ia menjelaskan, hingga Desember 2025 rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri secara bank only berada di level 19,4 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Ke depan, perseroan menargetkan CAR tetap terjaga di kisaran 19–20 persen.

“Dalam strategi jangka panjang Bank Mandiri, CAR akan kami jaga tetap optimal di kisaran 19 hingga 20 persen untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus mengantisipasi risiko,” kata Novita.

2. Struktur permodalan beri ruang Bank Mandiri jaga return on equity

IMAGE RILIS MANDIRI 16 DESsss.png
ilustrasi gedung Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri)

Dengan struktur permodalan tersebut memberikan ruang bagi Bank Mandiri untuk menjaga return on equity sekaligus mendukung pertumbuhan kredit yang berkelanjutan, termasuk dalam pelaksanaan penugasan dan program strategis pemerintah.

Terkait dampak dividen interim terhadap pasar, Novita menilai kebijakan tersebut menjadi sinyal positif atas fundamental perseroan. Hal ini tercermin dari pergerakan saham dan likuiditas pasca cum date yang tetap terjaga secara wajar.

3. Kedepan, Bank Mandiri masih akan mempertimbangkan soal divdien interim

DEV01921.JPG
Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai BUMN dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan transaksi digital serta perluasan inklusi keuangan nasional. (Dok. Mandiri)

Ke depan, pembagian dividen interim masih berpotensi dipertimbangkan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, permodalan, dan likuiditas perusahaan.

“Dividen interim ke depan tetap terbuka untuk dipertimbangkan dengan memperhatikan kondisi tersebut,” kata Novita.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Daftar 10 Provinsi dengan Jumlah Pengangguran Tertinggi

07 Feb 2026, 09:03 WIBBusiness