Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dolar AS Loyo usai The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat Pagi Ini
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah menguat 0,31 persen ke level Rp18.128 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB.

  • Pelemahan dolar AS pasca-pertemuan FOMC dinilai membuka peluang penguatan rupiah.

  • Rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan Kamis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu

Investor asing mencatatkan net buy saham, yang disebut dapat memberikan dukungan tambahan bagi rupiah jika kembali terjadi.

Kamis (29/10/2026)

Rupiah menguat pada awal perdagangan dan dibuka di level Rp18.170 per dolar AS. Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS.

pukul 09.04 WIB

Rupiah berada di level Rp18.128 per dolar AS, menguat 56 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

52 minggu terakhir

Rupiah bergerak pada kisaran Rp16.566 hingga Rp18.209 per dolar AS.

sejak awal tahun

Rupiah tercatat melemah 8,68 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan Kamis.
  • Who?
    Rupiah, dolar AS, pengamat pasar uang Lukman Leong, The Fed, dan investor asing di pasar saham Indonesia.
  • Where?
    Perdagangan rupiah dan aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia.
  • When?
    Kamis (29/10/2026), dengan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB.
  • Why?
    Pelemahan dolar AS setelah pertemuan FOMC serta potensi pembelian bersih saham oleh investor asing.
  • How?
    Rupiah dibuka di Rp18.170 per dolar AS, lalu berada di Rp18.128 atau menguat 56 poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada Kamis pagi. Rupiah dibuka di Rp18.170, lalu menjadi Rp18.128. Lukman Leong berkata dolar melemah setelah rapat The Fed. Investor asing juga bisa membantu rupiah jika membeli saham Indonesia. Rupiah diperkirakan bergerak antara Rp18.100 dan Rp18.200.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penguatan rupiah pada awal perdagangan menunjukkan adanya dukungan dari pelemahan dolar AS setelah pertemuan FOMC. Potensi pembelian bersih saham oleh investor asing juga dapat menjadi penopang tambahan. Kondisi ini memberi ruang bagi rupiah untuk bergerak dalam kisaran yang diproyeksikan selama perdagangan Kamis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (29/10/2026). Rupiah dibuka di level Rp18.170 per dolar AS pagi ini.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB, rupiah sudah di level Rp18.128 per dolar AS, menguat 56 poin atau 0,31 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.184 per dolar AS.

1. Rupiah berpeluang menguat setelah keputusan The Fed

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan dolar AS setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

FOMC adalah komite di bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) yang bertugas menetapkan kebijakan moneter termasuk keputusan suku bunga acuan AS. Adapun The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya pada kisaran 3,75-4 persen.

"Rupiah diperkirakan menguat seiring pelemahan dolar AS pasca-FOMC," kata Lukman.

2. Investor asing kembali beli saham jadi penopang rupiah

Pelaku pasar juga mencermati aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia. Lukman menilai pembelian bersih saham (net buy) oleh investor asing dapat memberikan dukungan tambahan bagi rupiah.

Net buy terjadi ketika nilai pembelian saham oleh investor lebih besar daripada nilai penjualannya. Aktivitas tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar dalam mencermati arus dana investor asing di Indonesia.

"Fokus pasar masih tertuju pada pergerakan ekuitas domestik. Jika investor asing kembali mencatatkan net buy seperti pada Rabu, hal ini akan memberikan dukungan tambahan bagi rupiah," ujar dia.

3. Proyeksi pergerakan rupiah sepanjang perdagangan Kamis

Lukman memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan Kamis.

Data Bloomberg menunjukkan dalam 52 minggu terakhir, rupiah bergerak pada kisaran Rp16.566 hingga Rp18.209 per dolar AS. Sementara itu, sejak awal tahun (year to date/ytd), rupiah tercatat melemah 8,68 persen.

Curated For You

Editorial Team

Related Article