- Pesawat: Pemerintah menanggung 100 persen PPN tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Selain itu, terdapat potongan 50 persen untuk biaya layanan bandara tertentu. Pemesanan tiket dengan diskon dimulai 20 Oktober 2026, untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Anggaran yang disiapkan Rp722 miliar, dengan target 3,75 juta penumpang.
- Kereta api: Penumpang mendapat diskon tiket sebesar 30 persen. Pemesanan tiket dimulai 7 November 2026. Pemerintah mengalokasikan Rp95,4 miliar untuk menjangkau satu juta penumpang.
- Kapal laut: Pemerintah memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar penumpang. Pemesanan tiket dengan diskon dimulai 19 Oktober 2026. Program ini ditargetkan menjangkau 414.600 penumpang dengan anggaran Rp38,3 miliar.
- Angkutan penyeberangan: Pemerintah membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi biaya perjalanan penumpang feri. Program tersebut dijadwalkan mulai 7 November 2026, dengan anggaran Rp27,7 miliar dan target 1,42 juta penumpang.
Manfaatkan Stimulus Rp31,67 Triliun di Akhir Tahun, Ini Daftarnya!

Pemerintah menyiapkan empat stimulus senilai Rp31,67 triliun pada kuartal IV-2026 untuk menjaga daya beli, konsumsi rumah tangga, dan aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun.
Program mencakup rekening gratis bersaldo Rp50.000, bantuan beras 10 kilogram bagi 33,24 juta keluarga, serta subsidi upah Rp300.000 per bulan untuk 13,3 juta pekerja.
Diskon transportasi Nataru beranggaran Rp883,4 miliar menargetkan 6,6 juta penumpang, mencakup PPN pesawat ekonomi, kereta dan kapal 30 persen, serta pembebasan jasa kepelabuhanan feri.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah menyiapkan empat program stimulus ekonomi dengan total anggaran sekitar Rp31,67 triliun pada kuartal IV-2026. Paket stimulus ini mencakup pembukaan rekening gratis, bantuan beras, subsidi upah, hingga diskon tiket transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Program tersebut ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Pemerintah berharap berbagai insentif ini dapat menopang konsumsi rumah tangga dan menggerakkan aktivitas ekonomi pada kuartal terakhir 2026.
Berikut empat stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah:
1. Pembukaan rekening gratis dengan saldo Rp50.000

ilustrasi rekening bank (unsplash.com/StephenPhillips) Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun. Setiap rekening baru akan mendapat dana awal sebesar Rp50.000.
Untuk menjalankan program satu orang satu rekening ini, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp1,28 triliun. Program tersebut ditargetkan berjalan pada kuartal IV-2026
2. Bantuan beras 10 kilogram untuk 33,24 juta keluarga

Ilustrasi Bantuan Pangan Beras dari Perum Bulog. (Dok. Bapanas) Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini ditujukan kepada 33,24 juta keluarga dan direncanakan berlangsung selama tiga bulan. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp17,54 triliun untuk program tersebut.
Melalui bantuan ini, pemerintah berupaya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.
3. Subsidi upah Rp300.000 per bulan untuk 13,3 juta pekerja

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk) Stimulus ketiga berupa bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp300.000 per bulan bagi 13,3 juta pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta. Pemerintah berencana membayarkan bantuan tersebut sekaligus pada November atau Desember 2026.
Dengan demikian, pekerja yang memenuhi kriteria akan menerima pembayaran secara bersamaan sesuai ketentuan program. Anggaran untuk menjalankan program ini mencapai Rp11,97 triliun.
4. Diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan penyeberangan

Ilustrasi pesawat terbang. (unsplash.com/John McArthur) Pemerintah juga memberikan diskon transportasi untuk membantu menekan biaya perjalanan masyarakat selama libur Nataru. Program ini mencakup empat moda transportasi, yakni pesawat, kereta api, kapal laut, dan angkutan penyeberangan. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp883,4 miliar untuk program tersebut.
Diskon ini ditargetkan menjangkau sekitar 6,6 juta penumpang untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Berikut rincian diskon untuk setiap moda transportasi.




















