Sementara itu, harga buyback juga turun dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol menjadi Rp2,354 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
Harga Emas Antam Anjlok Rp11 Ribu per Gram, Ini Daftar Lengkapnya

Harga emas Antam turun Rp11 ribu pada Kamis, 29 Oktober 2026, menjadi Rp2,559 juta per gram; harga buyback juga turun menjadi Rp2,354 juta per gram.
Harga emas tersedia dari ukuran 0,5 gram seharga Rp1,3295 juta hingga 1.000 gram Rp2,49 miliar, dengan harga 1 gram tercantum Rp2,55 juta.
Emas fisik dinilai berisiko rendah dan likuid, tetapi rentan hilang atau dicuri; keuntungan dihitung dari selisih harga beli-jual sehingga lebih cocok untuk investasi jangka panjang.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp11 ribu pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Dengan demikian, emas Antam kini dibanderol Rp2,559 juta per gram.
1. Berikut rincian harga emas Antam pagi ini
Berikut rincian harga emas Antam pagi ini
Harga emas 0,5 gram: Rp1,329,5 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,55 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,05 juta
Harga emas 3 gram: Rp7,56 juta
Harga emas 5 gram: Rp12,57 juta
Harga emas 10 gram: Rp25,085 juta
Harga emas 25 gram: Rp62,587 juta
Harga emas 50 gram: Rp125,09 juta
Harga emas 100 gram: Rp250,112 juta
Harga emas 250 gram: Rp625 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,24 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,49 miliar.
2. Setiap instrumen investasi memiliki risiko berbeda
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi untuk hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibandingkan dengan bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan sebagai risiko tinggi? Karena mudah atau rawan hilang atau dicuri. Di satu sisi, dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasilnya lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah, berarti return juga kecil. Jadi, jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Cara menghitung keuntungan investasi emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.729.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.500.000 per gram.
Ada selisih Rp229 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Apabila kamu beli emas Rp2.729.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp229 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.





















