Emiten Sandiaga Uno Ekspansi ke Vietnam, Garap Inspeksi Halal

MUTU International memperluas bisnis ke Vietnam dan menjajaki pasar Laos serta Kamboja melalui layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Perusahaan menggarap inspeksi halal serta membidik sektor kehutanan, lingkungan, dan pertanian di Vietnam.
MUTU International menyiapkan kantor cabang dan menjajaki kerja sama dengan lembaga kehutanan Vietnam.
Jakarta, IDN Times - PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International), emiten jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (Testing, Inspection, and Certification/TIC) yang dipimpin Komisaris Utama Sandiaga Salahuddin Uno, ekspansi bisnis di Vietnam dan menjajaki pasar Laos serta Kamboja.
Di Vietnam, perusahaan menggarap layanan inspeksi halal di luar bisnis yang sudah dibidik, yakni kehutanan, lingkungan, dan pertanian. Layanan inspeksi halal dijadwalkan memasuki tahap awal pelaksanaan pada 17 Oktober 2026.
MUTU International Vietnam juga mengikuti Vietnam Foodtech 2026 pada 21-24 Oktober 2026 untuk memperkenalkan layanan inspeksi halal dan jasa TIC lainnya kepada pelaku industri serta calon mitra bisnis.
"Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi portofolio layanan sekaligus merespons kebutuhan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas perdagangan lintas negara," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
1. Perusahaan jajaki pasar Laos dan Kamboja

ilustrasi sertifikat (pexels.com/Markus Spiske) Perusahaan melihat peluang bisnis dari perusahaan asal Laos dan Kamboja yang menjalankan usaha di Vietnam. Aktivitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk menjajaki pasar kedua negara.
Pihaknya akan memetakan kebutuhan pelaku usaha di Laos dan Kamboja terhadap layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi. Vietnam diproyeksikan menjadi basis untuk mengembangkan bisnis ke pasar Indochina.
Layanan inspeksi halal juga berpeluang mendukung perdagangan produk halal antara Indonesia dan Vietnam. Perusahaan membidik kebutuhan inspeksi dalam rantai pasok perdagangan lintas negara.
Sandiaga menilai kebutuhan terhadap kualitas, keamanan, kepatuhan, dan keberlanjutan produk membuka peluang bagi industri TIC di Asia. MUTU International pun membidik pasar Vietnam dan Indochina untuk menambah jangkauan bisnisnya di kawasan tersebut.
"Dengan strategi ekspansi yang terukur dan kemitraan yang tepat, kami optimistis dapat memperluas peluang bisnis sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di pasar Asia," ujar dia.
2. Rencanakan kantor cabang di Vietnam

ilustrasi perusahaan (IDN Times/Aditya Pratama) MUTU International menginisiasi pembentukan kantor cabang resmi di Vietnam untuk mendukung kegiatan operasional jangka panjang. Perusahaan menilai negara tersebut berpotensi menjadi pusat bisnisnya di Asia Tenggara.
Presiden Direktur MUTU International Arifin Lambaga menyampaikan perusahaan ingin menjadikan Vietnam sebagai pijakan untuk mengembangkan bisnis TIC di Asia. Ekspansi tersebut juga ditujukan untuk menjangkau lebih banyak pasar di kawasan.
"Kami melihat peluang yang semakin terbuka untuk memperluas layanan, membangun kemitraan yang lebih kuat, dan menghadirkan solusi pengujian, inspeksi, serta sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri di tingkat regional," tuturnya.
3. Jajaki kerja sama dengan lembaga kehutanan Vietnam

Ilustrasi sertifikat online (freepik.com/rawpixel.com) MUTU International menindaklanjuti nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Forestry Science Institute of South Vietnam (FSISV), lembaga di bawah Viet Nam Academy of Forest Sciences.
Dalam pertemuan dengan Direktur FSISV, Kieu Tuan Dat, kedua pihak membahas peluang kerja sama di sektor kehutanan dan lingkungan. Pembahasan mencakup pengembangan layanan, pertukaran keahlian, serta kebutuhan industri kehutanan dan pertanian.
Kedua sektor tersebut menjadi sasaran pengembangan bisnis MUTU International di Vietnam. Perwakilan perusahaan di negara itu juga menjalin hubungan dengan asosiasi kehutanan dan pertanian untuk menjangkau calon pelanggan serta mitra bisnis.
Wakil Presiden Direktur MUTU International Roestiandi Tsamanov menilai pemahaman terhadap kebutuhan pasar lokal dan hubungan dengan mitra setempat penting dalam mengembangkan bisnis di luar negeri.
MUTU International bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi sejak 1990. Selama lebih dari tiga dekade, perusahaan menyediakan layanan bagi sejumlah sektor, termasuk kehutanan, pertanian, lingkungan, dan keberlanjutan.
"Melalui kolaborasi dengan institusi dan pelaku industri di Vietnam, kami optimistis MUTU International dapat mengembangkan layanan yang semakin relevan, memperkuat kepercayaan pelanggan, dan menciptakan peluang pertumbuhan baru di kawasan Asia Tenggara," kata dia.






















