Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,04 persen ke Rp18.168 per dolar AS, setelah sempat menguat pada perdagangan pagi.

  • JISDOR Bank Indonesia mencatat rupiah menguat ke Rp18.140 per dolar AS dibandingkan Rp18.148 sehari sebelumnya.

  • Sentimen konflik elite politik dan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 membuat investor berhati-hati; rupiah diperkirakan kembali melemah pada perdagangan Kamis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025 hingga 2026

Penyadapan tanpa prosedur yang diduga diperintahkan Listyo Sigit dan pihak lain disebut telah dilakukan.

tahun 2026

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,4-5,5 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

3 November 2026

Kurs tengah JISDOR BI berada di level Rp18.148 per dolar AS.

Sehari sebelumnya

Kepala KSP Jenderal Pol Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak.

4 November 2026

Rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,04 persen menjadi Rp18.168 per dolar AS, setelah sempat menguat pada pagi hari. Sentimen konflik elite politik dan proyeksi perlambatan ekonomi menekan pasar.

5 November 2026

Rupiah diprediksi berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp18.050-18.120 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,04 persen ke Rp18.168 per dolar AS pada perdagangan Rabu sore.
  • Who?
    Pelaku pasar, analis keuangan Ibrahim Assuaibi, Bank Indonesia, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Jenderal Pol Listyo Sigit disebut dalam perkembangan yang memengaruhi sentimen rupiah.
  • Where?
    Pergerakan terjadi di pasar valuta asing Indonesia, dengan kurs penutupan mengacu pada data Bloomberg dan kurs tengah JISDOR Bank Indonesia.
  • When?
    Rupiah melemah pada penutupan perdagangan Rabu, 4 November 2026; sebelumnya sempat menguat pada perdagangan pagi.
  • Why?
    Sentimen negatif terkait konflik elite politik dan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 menjadi perhatian investor, sehingga pelaku pasar dinilai lebih berhati-hati.
  • How?
    Setelah sempat menguat 26 poin ke Rp18.134 per dolar AS pada pagi hari, rupiah berbalik melemah hingga ditutup di Rp18.168 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rupiah jadi lebih lemah terhadap dolar AS pada Rabu. Sore hari, satu dolar jadi Rp18.168. Orang pasar khawatir karena ada masalah politik tentang dugaan penyadapan oleh Listyo Sigit dan dua orang lain. Mereka juga khawatir ekonomi Indonesia tumbuh lebih pelan. Besok rupiah diperkirakan masih bisa melemah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski sentimen politik menekan perdagangan, rupiah sempat menguat pada pagi hari dan data JISDOR Bank Indonesia menunjukkan penguatan dibandingkan sehari sebelumnya. Pergerakan ini menandakan pasar tetap memiliki ruang penyesuaian di tengah ketidakpastian, sementara perhatian terhadap stabilitas pemerintahan dan kepastian penegakan hukum mencerminkan pentingnya institusi yang kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah atas mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu, (4/11/2026).

Mengutip Bloomberg, kurs rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,04 persen ke Rp18.168 per dolar AS sore ini. Pagi tadi, kurs rupiah sempat menguat 26 poin ke Rp18.134 per dolar AS.

1. Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah BI

Sementara itu, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah menyentuh Rp18.140 per dolar AS.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kurs rupiah kemarin, Selasa (3/11/2026) yang ada di level Rp18.148 per dolar AS. Data JISDOR BI menunjukkan rupiah mengalami penguatan pada sore ini dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

2. Sentimen negatif selimuti rupiah

Analis pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, pelemahan rupiah didorong sentimen negatif pelaku pasar terhadap konflik elite politik Tanah Air.

Sehari sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Pol Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat, politisi, media hingga LSM.

Terungkap, Listyo Sigit bersama mantan Sekretaris Pribadinya, Irjen Pol Ahrie Sonta serta Irjen Eko Hadi Santoso selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri diduga memerintahkan penyadapan tanpa prosedur seperti diatur dalam tata cara penyadapan Polri di Perkap Nomor 5 Tahun 2010.

Penyadapan telah dilakukan sejak 2025 hingga 2026.

“Perkembangan kasus ini berpotensi meningkatkan ketidakpastian politik dan membuat investor lebih berhati-hati. Pasar akan mencermati stabilitas pemerintahan, soliditas institusi keamanan, serta kepastian penegakan hukum,” kata Ibrahim dalam keterangan resmi.

3. Rupiah diprediksi masih melemah besok

Di sisi lain, proyeksi Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 hanya berada di kisaran 5,4-5,5 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,6-6 persen, menjadi perhatian pelaku pasar. Penurunan proyeksi ini mencerminkan adanya tantangan dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Ibrahim mengatakan, kondisi tersebut berpotensi membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk saham dan rupiah. Pasar akan mencermati apakah perlambatan ekonomi hanya bersifat sementara atau mulai menunjukkan pelemahan daya beli, konsumsi masyarakat, dan investasi. Jika pertumbuhan terus melambat, tekanan terhadap sentimen pasar dan kepercayaan investor dapat meningkat.

Atas faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi masih melemah terhadap dolar AS untuk perdagangan besok, Kamis (5/11/2026).

“Untik perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp18.050-18.120,” ujar Ibrahim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article