Jakarta, IDN Times - Harga bensin di Afrika Selatan dipastikan turun ke level terendah dalam hampir empat tahun, seiring dengan anjloknya harga minyak mentah global dan penguatan nilai tukar rand terhadap dolar AS. Penurunan harga ini akan mulai berlaku pada Rabu (7/1/2026), dan diharapkan dapat memberikan ruang napas bagi rumah tangga serta pelaku usaha, khususnya di provinsi-provinsi utama, yang merupakan pusat ekonomi negara tersebut.
Kementerian Sumber Daya Mineral dan Energi Afrika Selatan menyebut, tren global harga energi serta stabilitas mata uang domestik menjadi faktor utama yang mendorong penurunan biaya bahan bakar dalam negeri.
