Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Antam Naik Rp11 Ribu, Jadi Berapa Harganya?
Ilustrasi emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Harga emas Antam naik Rp11 ribu menjadi Rp2,675 juta per gram pada Sabtu (15/8/2026).
  • Harga buyback Antam naik Rp15 ribu menjadi Rp2,525 juta per gram, menurut logammulia.com.
  • Emas fisik dinilai berisiko rendah, tetapi tetap memiliki risiko hilang atau dicuri serta imbal hasil yang lebih kecil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (15/8/2026)

Harga emas Antam naik Rp11 ribu menjadi Rp2,675 juta per gram. Harga buyback naik Rp15 ribu menjadi Rp2,525 juta per gram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga emas Antam naik Rp11 ribu menjadi Rp2,675 juta per gram. Harga buyback naik Rp15 ribu menjadi Rp2,525 juta per gram.
  • Who?
    PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, konsumen penjual emas, dan perencana keuangan Andy Nugroho.
  • Where?
    Jakarta; buyback berlaku saat Antam membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
  • When?
    Sabtu (15/8/2026).
  • Why?
    per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Harga emas tercatat naik dari Rp2,664 juta per gram, sementara harga buyback menurut logammulia.com menjadi Rp2,525 juta per gram.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hari ini harga emas Antam naik jadi Rp2,675 juta untuk satu gram. Harga saat Antam membeli emas dari orang juga naik jadi Rp2,525 juta. Kak Andy bilang emas fisik risikonya rendah, tetapi bisa hilang atau dicuri. Kalau mau untung, harga jual harus lebih tinggi dari harga beli.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rincian harga emas dalam berbagai pecahan memberi gambaran pilihan nominal bagi masyarakat. Penjelasan mengenai selisih harga beli dan jual juga menunjukkan bahwa keuntungan emas perlu dihitung dari pergerakan harga. Keterangan Andy Nugroho menempatkan emas fisik sebagai instrumen berisiko rendah sambil tetap mengingatkan risiko kehilangan atau pencurian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp11 ribu ke Rp2,675 juta per gram dari sebelumnya di Rp2,664 juta per gram, pada perdagangan Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com naik Rp15 ribu menjadi Rp2,525 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

1. Harga emas Antam dalam pecahan lain

​Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini:

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.387.500

  • Emas Antam 1 gram: Rp2.675.000

  • Emas Antam 2 gram: Rp5.290.000

  • Emas Antam 3 gram: Rp7.910.000

  • Emas Antam 5 gram: Rp13.150.000

  • Emas Antam 10 gram: Rp26.245.000

  • Emas Antam 25 gram: Rp65.487.000

  • Emas Antam 50 gram: Rp130.895.000

  • Emas Antam 100 gram: Rp261.712.000

  • Emas Antam 250 gram: Rp654.015.000

  • Emas Antam 500 gram: Rp1.307.820.000

  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.615.600.000

2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi untuk hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibandingkan dengan bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan sebagai risiko tinggi? Karena mudah atau rawan hilang atau dicuri. Di satu sisi, dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasilnya lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah, berarti return juga kecil. Jadi, jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

3. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.729.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.500.000 per gram.

Ada selisih Rp229 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Apabila kamu beli emas Rp2.729.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp229 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article