Jakarta, IDN Times – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat likuiditas perdagangan di pasar saham Indonesia meningkat pada Oktober 2026, meskipun pasar modal masih menghadapi tekanan akibat ketidakpastian global dan dinamika sentimen investor.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan peningkatan likuiditas tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mencapai Rp16,31 triliun pada Oktober 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan September 2026 yang sebesar Rp14,94 triliun.
"Dengan demikian, RNTH pasar saham secara year to date (YtD) hingga Oktober 2026 tercatat sebesar Rp20,34 triliun," ujar Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Kamis (5/11/2026).