Jakarta, IDN Times – Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney tengah mempertimbangkan kemungkinan negaranya memperoleh status sebagai “anggota asosiasi” Uni Eropa (UE) demi memperkuat hubungan ekonomi dan strategis. Status tersebut belum tersedia saat ini, tetapi UE berpotensi membentuk skema keanggotaan khusus di tengah perselisihan perdagangan Kanada dengan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump yang memicu tarif bernilai puluhan miliar dolar AS.
Guna merespons situasi geopolitik yang penuh tantangan ini, Carney dijadwalkan menyampaikan visinya melalui pidato di Parlemen Eropa di Strasbourg pada Kamis (17/6/2026). Gagasan keanggotaan asosiasi ini serupa dengan model yang pernah diusulkan Kanselir Jerman Friedrich Merz untuk memperdalam kemitraan tanpa kewajiban menjadi anggota penuh. Langkah tersebut diharapkan dapat mempererat integrasi kedua belah pihak tanpa perlu melewati prosedur keanggotaan yang kompleks.
