Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemenhub Evaluasi INKA karena KRL-nya Gangguan, Manajemen Respons
KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)
  • Kemenhub mengevaluasi aspek teknis dan kelaikan operasi KRL buatan INKA menyusul gangguan, dengan fokus pada keselamatan serta kenyamanan penumpang.

  • INKA berkoordinasi intensif dengan KAI Commuter untuk pemeriksaan, perbaikan, pengujian lanjutan, dan verifikasi ulang agar sarana memenuhi syarat kelaikan operasi.

  • Temuan lapangan akan menjadi bahan pembenahan manufaktur dan pengendalian mutu INKA; perusahaan juga meminta maaf atas gangguan Commuter Line yang memengaruhi mobilitas masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyoroti evaluasi teknis dan kelaikan operasi sarana Kereta Rel Listrik (KRL) buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Menanggapi arahan tersebut, INKA menyatakan segera menindaklanjuti temuan lapangan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang.

1. INKA lakukan evaluasi teknis sesuai regulasi

KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas mengatakan, evaluasi pada INKA yang diungkapkan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono diproses dengan langkah perbaikan dan penyempurnaan KRL buatan perusahaan.

“Selaras dengan statement dari Bapak Allan Tandiono, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, kami INKA berkomitmen menghadirkan produk yang berkualitas, sesuai dengan spesifikasi teknis yang disepakati bersama operator serta ketentuan yang ditetapkan regulator,” ucap Nanang dikutip Kamis, (29/10/2026).

2. Koordinasi bersama KAI Commuter untuk pengujian ulang

PT Industri Kereta Api (INKA) melakukan pemeliharaan 31 rangkain kereta (trainset) LRT Jabodebek. (dok. LRT Jabodebek)

Untuk memastikan penanganan tepat sasaran, INKA terus berkoordinasi secara intensif dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) dalam menguji dan memeriksa kondisi sarana di lapangan.

Setiap temuan teknis akan ditindaklanjuti melalui serangkaian perbaikan, pengujian lanjutan, serta verifikasi ulang guna memastikan seluruh hasil pengerjaan telah memenuhi syarat kelaikan operasi yang berlaku.

“Arahan Kementerian Perhubungan menjadi perhatian kami untuk mempercepat tindak lanjut perbaikan dan penyempurnaan,dengan tetap mengutamakan pemenuhan persyaratan keselamatan dan kelaikan operasi,” ujar Nanang.

3. Hasil evaluasi lapangan jadi bahan pembenahan produksi

KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)

Selain membenahi rangkaian yang bermasalah, INKA memanfaatkan umpan balik dari pihak operator sebagai bahan perbaikan internal pada proses manufaktur dan sistem pengendalian mutu (quality control).

INKA meyakini bahwa percepatan penanganan teknis harus sejalan dengan disiplin pengujian agar keandalan sarana terjamin dalam jangka panjang.

Di sisi lain, INKA juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan Commuter Line yang sempat berdampak pada mobilitas harian masyarakat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Kami memahami bahwa gangguan perjalanan berdampak pada aktivitas masyarakat,” tutur Nanang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article