Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pemerintah tengah mematangkan reformasi subsidi listrik sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengelolaan anggaran negara yang lebih efektif dan terbuka. Luhut mengatakan, beban subsidi energi mencapai lebih dari Rp300 triliun per tahun.
Berdasarkan data yang dihimpun DEN, sekitar 62,9 persen subsidi energi justru dinikmati kelompok masyarakat mampu. Oleh karena itu, pemerintah menilai perlu dilakukan penataan ulang agar subsidi dapat diterima kelompok yang berhak.
"Karena itulah, salah satu fokus utama yang saat ini sedang kami matangkan adalah reformasi subsidi listrik," kata Luhut dikutip dari akun Instagram pribadinya, Selasa (9/6/2026). Hal itu disampaikan Luhut saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI.
