Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan potensi guncangan ekonomi nasional jika harga minyak dunia melonjak hingga 100 dolar AS per barel.
Saat ini, harga minyak berada di level 78 dolar AS, sementara asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipatok pada angka 70 dolar AS. Situasi tersebut harus terus dipantau karena kenaikan harga yang berkelanjutan akan berdampak.
"Nah ekonomi kita juga bisa akan terkena juga kalau harga minyak tiba-tiba naik nanti bertahap tuh sampai 100 dolar. Sekarang 78 ya. Padahal kita bikin di APBN kita 70 ya. Jadi ini yang harus kita amati," kata Luhut dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (5/3/2026).
