Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen di Tahun Pertama

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen di Tahun Pertama
Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi (IDN Times/Pitoko)
Intinya Sih
  • OJK menargetkan 75 persen dari sekitar 960 emiten di BEI memenuhi kewajiban free float saham minimal 15 persen pada tahun pertama penerapan mulai 2026.
  • Saat ini baru sekitar 60 persen emiten yang sudah mencapai batas minimum tersebut, dan OJK berharap peningkatan hingga kisaran 70–79 persen di akhir tahun pertama.
  • Belum ada emiten yang mengajukan delisting akibat aturan ini, bahkan mayoritas mendukung kebijakan free float yang kini sedang difinalisasi oleh BEI dan OJK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 75 persen dari total 960 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan dikenakan kewajiban pemenuhan 15 persen free float saham pada tahun pertama penerapannya.

Sebagai informasi, penerapan free float saham minimal 15 persen bakal dilakukan secara bertahap selama tiga tahun mulai 2026.

"Kemarin itu dari sisi market cap kita targetkan mungkin total jumlah emitennya akan mencapai angka sekitar 75 persen, yang bisa kita dorong ke 15 persen tahun pertama dari total 960-an emiten," ujar Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

1. Hampir 80 persen emiten ditargetkan penuhi free float minimum 15 persen

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen di Tahun Pertama
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Lebih lanjut Hasan menjelaskan, pihaknya berharap ada hampir 80 persen emiten yang bisa memenuhi batas minimum free float 15 persen pada 2026.

"Jadi dari existing plus tambahan itu nanti kita akan melihat kemungkinan ada sekitar 70-79 persen emiten kita yang sudah di akhir tahun pertama kita harapkan sudah mencapai angka minimum 15 persen," tutur Hasan.

2. Ada 60 persen emiten eksisting yang sudah penuhi free float 15 persen

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen di Tahun Pertama
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Adapun sampai saat ini baru ada 60 persen emiten eksisting yang telah memenuhi batas minimum free float 15 persen.

"Sekarang angka 60-an persen, jadi ada peningkatan kita harapkan sekitar 10-15 persen bertambah. Dari sisi jumlah ya," ujar Hasan.

3. Belum ada emiten yang ajukan delisting

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen di Tahun Pertama
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Di sisi lain, Hasan mengungkapkan, sejauh ini belum ada emiten yang mengajukan delisting lantaran tidak bisa mengikuti ketentuan free float 15 persen tersebut. Sebaliknya, dia menyebut aturan terbaru soal free float mendapat dukungan penuh dari emiten.

"Belum ada. Sampai sekarang mereka sangat mendukung, dan kami akan melihat case by case. Artinya, ada concern apa dari masing-masing, termasuk upaya memberikan kesempatan dan waktu yang cukup karena kan proses ini harus mengalami fase aksi korporasi yang harus melalui mekanisme penyelenggaraan RUPS dan sebagainya," tutur Hasan.

Adapun aturan teknis implementasi free float menjadi 15 persen tengah dalam tahap finalisasi oleh BEI untuk diajukan ke OJK dan diterbitkan peraturannya.

"Nanti kami di OJK akan menyegerakan finalisasinya dan kemudian mendorong penerbitan segera dari peraturan 1-A di BEI. Nah, prinsipnya tentu secara umum kami bersepakat akan terus meningkatkan besaran free float ini ke minimum 15 persen," kata Hasan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More