Tessa Tissue Kenalkan Tisu Cokelat Tanpa Bleaching di Pameran Dunia

- Tessa Tissue memperkenalkan Tessa Nature Unbleached, tisu cokelat tanpa bleaching pertama di Indonesia yang terbuat dari 100% serat kayu alami dan tetap lembut serta kuat.
- Produk ini hadir dalam berbagai varian seperti facial, kitchen towel, napkin, dan toilet unbleached untuk menjawab kebutuhan konsumen akan produk ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.
- Tessa Tissue berkolaborasi dengan inovator bioplastik berbasis singkong Ecoplas menghadirkan kemasan ramah lingkungan yang dapat terurai alami, menarik perhatian pengunjung di Pameran Dunia 2025 Osaka.
Jakarta, IDN Times - Manajemen Tessa Tissue memperkenalkan inovasi produk tisu cokelat ramah lingkungan di ajang pameran dunia 2025 di Osaka, Jepang, pada Oktober lalu. Produk ini diklaim sebagai tisu cokelat pertama di Indonesia yang terbuat dari 100 persen serat kayu alami tanpa melalui proses pemutihan (bleaching).
Manajemen menyebut, warna cokelat pada Tessa Nature Unbleached merupakan warna alami dari serat kayu yang digunakan. Meski tanpa proses bleaching, produk ini tetap mempertahankan karakter lembut dan kuat yang menjadi ciri khas Tessa Tissue.
1. Warna cokelat pada Tessa adalah warna alami

Tessa Nature Unbleached tersedia dalam berbagai kategori sesuai kebutuhan sehari-hari, antara lain, facial unbleached, kitchen towel unbleached, napkin unbleached, dan toilet unbleached.
"Tessa Nature Unbleached hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin pedulidan ingin menggunakan produk ramah lingkungan tanpa perlu mengorbankan kenyamanan," unkap manajemen.
Produk ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap produk ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.
2. Komitmen jaga kelestarian bumi

Selaras dengan komitmen menjaga kelestarian bumi, Tessa Tissue juga berkolaborasi dengan inovator teknologi hijau asli Indonesia untuk menghadirkan kemasan tisu ramah lingkungan yang berasal dari bioplastik berbasis singkong (Ecoplas).
"Sinergi ini berhasil menghadirkan produk tisu ramah lingkungan mulai dari helai tisu hingga kemasannya yang dapat terurai secara alami dalam waktu tujuh bulan sampai satu tahun setelah menjadi sampah tanpa meninggalkan residu berbahaya bagi lingkungan," tegas manajemen. .
3. Inovasi bioplastik menarik banyak pengunjung

Kolaborasi ini diperkenalkan pada dunia melalui partisipasi langsung oleh pencetus inovasi biopĺastik plastik di Ajang Pameran Dunia 2025 yang berlangsung di Osaka, Jepang pada Oktober lalu. Inovasi ini sukses menarik perhatian pengunjung internasional yang antusias mempelajari teknologi bioplastik berbasis singkong serta berbagai produk lain yang telah mengadopsi solusi hijau.
"Banyak pengunjung yang menyatakan kekagumannya terhadap inovasi bioplastik yang menghadirkan solusi nyata dalam mengurangi limbah plastik global," tegas manajemen.
Langkah Tessa Tissue menghadirkan produk dengan kemasan berbasis bioplastik menjadisalah satu wujud nyata bahwa teknologi inovasi hijau dapat diterapkan langsung di industri konsumen. Tessa Tissue juga memastikan bahwa setiap kemasan produknya berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi. Tessa Tissue bersama pengembang bioplastik di Indonesia ingin menunjukan bahwa menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai darilangkah kecil dengan menggunakan produk sehari-hari yang ramah lingkungan.

















