Armada pesawat Pelita Air jenis Airbus A320. (dok. Pelita Air)
Jika kolaborasi dengan MTU Maintenance berfokus pada dukungan perawatan mesin, Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh mengatakan, kerja sama dengan pihaknya akan membuka ruang pengembangan sumber daya manusia (SDM), pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas dan dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.
“Melalui nota kesepahaman ini, kami melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini,” tutur Kevin.
Kevin juga menyoroti pentingnya pengembangan tenaga ahli di balik kerja sama teknis tersebut.
“Selain kerja sama teknis dan operasional, kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” ujar Kevin.