Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pelita Air Gaet Perusahaan Jerman-Malaysia buat Layanan MRO
Armada terbaru Pelita Air, Airbus A320 dengan registrasi PK-PWN. (dok. Pertamina)
  • Pelita Air menggandeng MTU Maintenance dari Jerman dan KarbonMRO dari Malaysia untuk memperkuat ekosistem perawatan armada Airbus A320, melalui kerja sama yang diteken di Singapura.

  • Kesepakatan tiga tahun dengan MTU Maintenance berfokus pada perawatan mesin CFM56-5B yang digunakan oleh 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air.

  • Kolaborasi dengan KarbonMRO mencakup pengembangan SDM, pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas, serta dukungan suku cadang mesin CFM56.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelita Air meneken kerja sama untuk penguatan ekosistem perawatan armada Airbus A320 bersama dua mitra global, yaitu MTU Maintenance dan KarbonMRO. MTU Maintenance adalah salah satu unit bisnis MTU Aero Engines yang berbasis di Munich, Jerman.

Sementara KarbonMRO adalah perusahaan yang berbasis di Malaysia. Kerja sama itu diteken  dalam ajang MRO Asia-Pacific 2026 baru-baru ini di Singapura.

1. Dua perusahaan disebut punya kompetensi buat perawatan Airbus

Pelita Air meneken kerja sama untuk penguatan ekosistem perawatan armada Airbus A320 bersama dua mitra global, yaitu MTU Maintenance dan KarbonMRO. (dok. Pelita Air)

Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi mengatakan melalui kerja sama itu, Pelita Air memadukan kebutuhan pemeliharaan mesin dengan pengembangan kapabilitas teknis masa depan.

“Setiap pihak memiliki kompetensi yang dapat saling melengkapi,” ujar Faik dikutip dari keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).

Dia menambahkan, perluasan akses MRO diperlukan untuk menjaga armada Pelita Air tetap prima.

“Dengan memperluas akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis yang mumpuni, kami ingin memastikan armada pesawat Pelita Air selalu dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” tutur Faik.

2. MTU Maintenance fokus ke perawatan mesin

Armada pesawat Pelita Air jenis Airbus A320. (dok. Pelita Air)

Kerja sama dengan MTU Maintenance disepakati untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Fokusnya adalah merawat mesin CFM56-5B yang menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air.

President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner mengatakan pihaknya menghadirkan keahlian global untuk mendukung Pelita Air. Dia menambahkan, pertumbuhan pasar penerbangan di Asia-Pasifik perlu diiringi dengan peningkatan perhatian perusahaan terhadap kebutuhan pelanggannya.

“Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,” ucap Wagner

3. Pelita Air teken kerja sama pertukaran keahlian dengan KarbonMRO

Armada pesawat Pelita Air jenis Airbus A320. (dok. Pelita Air)

Jika kolaborasi dengan MTU Maintenance berfokus pada dukungan perawatan mesin, Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh mengatakan, kerja sama dengan pihaknya akan membuka ruang pengembangan sumber daya manusia (SDM), pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas dan dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.

“Melalui nota kesepahaman ini, kami melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini,” tutur Kevin.

Kevin juga menyoroti pentingnya pengembangan tenaga ahli di balik kerja sama teknis tersebut.

“Selain kerja sama teknis dan operasional, kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” ujar Kevin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article