Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Peluang Usaha saat Bulan Puasa yang Gak Terpengaruh Jam Kerja Pendek

Ilustrasi online shop
Ilustrasi online shop (pexels.com/AS Photography)
Intinya sih...
  • Bisnis online memungkinkan waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat jam kerja fisik, cocok untuk jualan produk fisik, dropship, atau jasa digital.
  • Usaha jastip atau kurasi produk membantu konsumen menghemat waktu dan tenaga dengan jam kerja yang relatif fleksibel sesuai kondisi puasa.
  • Content creator bisa membuat konten batch di waktu tertentu tanpa aktivitas fisik berlebihan, menjadwalkannya untuk tayang otomatis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bulan puasa sering dianggap sebagai masa serba terbatas, mulai dari jam kerja yang lebih pendek hingga energi yang cepat turun. Tapi di sisi lain, Ramadan justru membuka banyak peluang usaha yang tetap bisa berjalan stabil tanpa harus menguras tenaga seharian. Kuncinya bukan bekerja lebih lama, melainkan memilih jenis usaha yang tepat dan menyesuaikannya dengan ritme puasa.

Menariknya, beberapa peluang usaha saat puasa justru lebih efektif dijalankan dengan waktu fleksibel. Ada bisnis yang ramai di jam-jam tertentu saja, ada pula yang bisa dikerjakan dari rumah tanpa perlu aktivitas fisik berlebihan. Nah, Kira-kira bisnis peluang usaha apa ya? Yuk simak ide-ide berikut.

1. Bisnis online

Ilustrasi online shop
Ilustrasi online shop (pexels.com/AS Photography)

Bisnis online menjadi salah satu pilihan paling aman saat puasa karena tidak terikat jam kerja fisik. Kamu bisa mengatur waktu kerja sesuai kondisi tubuh, bahkan mengelola usaha di malam hari setelah berbuka atau sahur.

Mulai dari jualan produk fisik, dropship, hingga jasa digital seperti desain, penulisan, atau admin media sosial, semuanya bisa dikerjakan secara fleksibel. Jam kerja yang pendek di siang hari tidak menjadi masalah karena proses bisnis tetap bisa berjalan lewat sistem online.

2. Usaha jastip atau kurasi produk

Ilustrasi memilih topi
Ilustrasi memilih topi (pexels.com/RDNE Stock project)

Usaha jasa titip atau kurasi produk semakin diminati karena membantu konsumen menghemat waktu dan tenaga. Kamu hanya perlu menentukan waktu tertentu untuk belanja atau pengambilan barang, lalu mengurus distribusinya.

Jam kerja usaha ini relatif fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kondisi puasa. Tidak perlu aktivitas fisik berat setiap hari, sehingga energi tetap terjaga tanpa mengorbankan potensi keuntungan.

3. Content creator

Ilustrasi content creator
Ilustrasi content creator (pexels.com/Anna Shvets)

Membuat konten di bulan Ramadhan dengan tema Ramadan justru bisa dilakukan dengan waktu yang efisien. Banyak ide konten yang tidak memerlukan aktivitas fisik, seperti edukasi, cerita ringan, atau tips seputar puasa.

Kamu bisa membuat konten secara batch di waktu tertentu, lalu menjadwalkannya untuk tayang otomatis. Dengan cara ini, jam kerja pendek tidak menghambat produktivitas dan potensi monetisasi tetap terbuka.

4. Jasa kreatif berbasis proyek

Ilustrasi editing
Ilustrasi editing (pexels.com/Jonathan Borba)

Jasa kreatif berbasis proyek sangat fleksibel dari sisi waktu. Kamu bisa mengerjakan tugas saat kondisi tubuh paling fit, tanpa harus terpaku pada jam tertentu.

Selama Ramadan, banyak brand membutuhkan konten bertema puasa dan lebaran. Ini membuka peluang besar tanpa menuntut jam kerja panjang.

5. Bisnis produk digital atau kelas online

Ilustrasi online class
Ilustrasi online class (pexels.com/Vanessa Garcia)

Produk digital seperti e-book, kelas online, atau template bisa dijual tanpa batas waktu. Sekali dibuat, produk tersebut bisa menghasilkan berulang kali.

Usaha ini sangat ramah untuk jam kerja pendek karena fokus utama ada di awal pembuatan. Setelah itu, pengelolaan hanya membutuhkan sedikit waktu harian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Tarif Impor AS Picu Kerugian Perusahaan Kereta Kanada Rp6,7 Triliun

31 Jan 2026, 17:09 WIBBusiness