PIS Sukses Turunkan Emisi Karbon 116.761 Ton CO2e pada 2025

- Pengurangan emisi karbon sebanyak 116.761 ton CO2e pada 2025
- Program pelestarian laut dan keanekaragaman hayati, termasuk penanaman pohon mangrove dan penandaan hiu paus
- PIS berkomitmen terus berinovasi untuk menjaga ketahanan energi nasional dan melestarikan lingkungan
Jakarta, IDN Times - PT Pertamina International Shipping (PIS) terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan berhasil mengurangi emisi karbon sebanyak 116.761 ton CO2e sepanjang 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional sambil memperkuat lingkungan dan masyarakat melalui inisiatif hijau dan efisiensi energi.
"PIS beromitmen untuk menjaga keseimbangan energi dengan transformasi maritim menuju pelayaran hijau yang lebih berkelanjutan," ungkap Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita dalam keterangann, dikutip Sabtu (31/1/2026).
1. Rincian pengurangan emisi karbon

Pengurangan emisi karbon sebanyak 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) pada tahun lalu merupakan hasil dari upaya berkelanjutan PT Pertamina International Shipping (PIS) dalam meningkatkan efisiensi energi dan modernisasi teknologi kapal. Kontribusi terbesar terhadap penurunan emisi ini datang dari armada tanker PIS, di mana Pertamina Prime berhasil mengurangi 37.596 ton CO2e, diikuti oleh Pertamina Pride dengan pengurangan 24.969 ton CO2e, dan Pertamina Halmahera yang berhasil menurunkan emisi sebanyak 15.407 ton CO2e.
Salah satu strategi utama yang diterapkan oleh PIS untuk mencapai pengurangan emisi ini adalah optimalisasi kecepatan kapal (speed optimization). Inisiatif ini berkontribusi sekitar 78.500 ton CO2e, atau sekitar 67 persen dari total pengurangan emisi yang tercatat pada 2025.
"Dengan pengaturan kecepatan yang lebih presisi, PIS berhasil mengurangi konsumsi bahan bakar secara signifikan, tanpa mengorbankan keandalan distribusi energi yang menjadi prioritas utama perusahaan," ucapnya.
2. Program pelestarian laut dan keanekaragaman hayati

Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan, PIS juga meluncurkan program Blue Carbon Restoration yang mencakup penanaman 38 ribu pohon mangrove, 3.200 lamun, dan 2.635 fragmen terumbu karang. Inisiatif ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir Indonesia yang penting bagi keberlanjutan kehidupan laut.
Selain itu, PIS juga menandai empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, menambah total hiu paus yang telah ditandai menjadi tujuh ekor, dengan 207 ekor yang dipantau dalam dua tahun terakhir.
Menurut Vega, di luar komitmennya terhadap pelestarian lingkungan, PIS juga aktif dalam pemberdayaan sosial dan penguatan budaya kerja yang sehat dan inklusif. Salah satu program unggulan PIS adalah PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Integritas), yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan di PIS hingga 30 persen pada 2034. PIS juga meluncurkan berbagai program pengembangan talenta, seperti Next Wave, Navigator, dan AcademySEA, yang dirancang untuk mencetak pemimpin masa depan di industri maritim.
"Selain itu, PIS juga memperkenalkan program OceanLiteraSEA, yang bertujuan meningkatkan literasi maritim di kalangan anak-anak pesisir, serta Desa Energi Berdikari yang membantu menciptakan kemandirian energi dan ekonomi di tiga daerah terpencil Indonesia," ungkapnya.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PIS juga berkolaborasi dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) untuk menghadirkan layanan kesehatan terapung melalui Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II di Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya. Selama empat bulan, layanan ini telah menjangkau lebih dari 4.000 pasien dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah terisolasi.
3. PIS berkomitmen terus berinovasi untuk jaga ketahanan energi

Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan sosial, PIS tidak hanya fokus pada pencapaian operasional, tetapi juga berusaha menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia.
"Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk menjaga ketahanan energi nasional sembari melestarikan bumi bagi generasi mendatang," jelasnya.
















