Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemerintah Mulai Bangun Huntap Korban Bencana Sumatra September 2026
Ilustrasi huntap. (Dok. Satgas PRR/BNPB)
  • Pemerintah akan memulai pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatra pada September 2026 setelah proses tender selesai dan tahap konstruksi siap dijalankan.
  • Kementerian PKP menyiapkan ribuan unit huntap di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan total lahan lebih dari 190 hektare untuk ribuan keluarga terdampak.
  • Pembangunan huntap dibagi tiga skema—insitu, eksitu mandiri, dan eksitu komunal—menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) serta bata interlock demi efisiensi dan ketahanan bangunan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana di Sumatra akan dimulai pada September 2026. Maruarar menyebut proses tender pembangunan huntap sudah berjalan.

Pemerintah kini menyiapkan tahap konstruksi setelah proses pengadaan selesai.

“Kami melaporkan kepada Bapak Menteri Dalam Negeri bahwa proses tender sudah berjalan dan kami siap memulai pembangunan pada bulan September," kata Maruarar dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/7/2026).

1. PKP minta lokasi huntap aman dari bencana

Ilustrasi huntap. (dok. Satgas PRR/Kemenkopolkam)

Kementerian PKP meminta pemerintah daerah memastikan lahan yang masih dalam proses penyiapan memenuhi sejumlah syarat, seperti aman dari potensi bencana, memiliki kepastian hukum, dan berada tidak jauh dari fasilitas umum.

"Kami meminta agar lahan yang disiapkan benar-benar aman dari potensi bencana, memiliki kepastian hukum, serta tidak terlalu jauh dari fasilitas umum agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan baik,” ujar pria yang akrab disapa Ara.

2. Ribuan unit huntap disiapkan di tiga provinsi

Lokasi pembangunan Huntap di Kota Padang untuk korban bencana (Foto: Diskominfo Padang)

Kementerian PKP menyiapkan pembangunan huntap eksitu komunal di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Di Aceh, terdapat 45 lokasi seluas 156,13 hektare dengan kapasitas 6.220 unit hunian. Sumatra Utara memiliki empat lokasi seluas 20,68 hektare dengan kapasitas 919 unit, sedangkan Sumatra Barat menyiapkan lima lokasi seluas 21,40 hektare untuk 813 unit hunian.

3. Huntap dibangun dengan tiga skema

Lokasi pembangunan Huntap di Kota Padang untuk korban bencana (Foto: Diskominfo Padang)

Pemerintah membagi pembangunan huntap dalam tiga skema. Pertama, huntap insitu berupa pembangunan atau perbaikan rumah di lokasi awal masyarakat yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kedua, huntap eksitu mandiri, yakni pembangunan rumah di lokasi pilihan masyarakat dengan fasilitasi BNPB. Ketiga, huntap eksitu komunal berupa pembangunan kawasan hunian baru oleh Kementerian PKP bersama kementerian/lembaga dan mitra.

Untuk pembangunan huntap, Kementerian PKP akan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan bata interlock.

Curated For You

Editorial Team

Related Article