Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perbedaan Pengiriman Instant dan Same Day, Mana yang Lebih Cepat?
ilustrasi pengiriman paket (unsplash.com/Getty Images)
  • Pengiriman instant lebih cepat, hanya butuh sekitar 3 jam karena kurir langsung menuju penerima, sedangkan same day memakan waktu 6–12 jam dengan sistem pengumpulan paket terlebih dahulu.
  • Layanan instant memiliki jangkauan terbatas hingga sekitar 40 km di kota besar, sementara same day mencakup area lebih luas termasuk antar kota berdekatan dengan rute yang diatur efisien.
  • Tarif instant lebih mahal karena kurir membawa satu paket secara eksklusif, sedangkan same day lebih hemat karena biaya dibagi untuk beberapa paket dalam satu perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di era serba cepat seperti sekarang ini, belanja tak perlu lagi keluar rumah. Hanya dengan ponsel atau leptop, orang-orang sudah bisa belanja kebutuhan. Oleh sebab itu, jenis pengiriman semakin bervariasi.

Untuk pengiriman cepat, terdapat pilihan antara instant dan same day. Meskipun keduanya menjanjikan barang sampai di tanggal yang sama, terdapat perbedaan mendasar. Apa saja? Simak perbedaan instant dan same day di bawah ini!

1. Perbedaan lamanya pengiriman

ilustrasi pengiriman paket (unsplash.com/Getty Images)

Pengiriman instant lebih cepat dibanding dengan same day. Untuk pengiriman instant, kurir biasanya akan mengirimkan pesanan tidak lebih dari 3 jam. Sebab kurir akan langsung menuju lokasi penerima.

Sedangkan same day memerlukan waktu yang lebih lama, yakni sekitar 6 - 12 jam. Sebelum ke lokasi tujuan, kurir untuk layanan same day akan melakukan pengumpulan paket lainnya. Meski begitu paket akan sampai ke lokasi hari itu juga.

2. Perbedaan jangkauan layanan

ilustrasi pengiriman paket (unsplash.com/Getty Images)

Dari sisi jangkauan, layanan instant biasanya memiliki batasan jarak yang lebih ketat. Hal ini diberlakukan agar performa kecepatan tetap terjaga. Biasanya, layanan pengiriman instant hanya melayani pengiriman dalam radius 40 kilometer dan lebih banyak tersedia di kota besar.

Berbeda dari pengiriman instant, same day memiliki jangkauan yang lebih luas. Melayani pengiriman dalam kota atau antar kota yang berdekatan. Sistem akan mengatur rute sedemikian rupa agar kurir dapat mengirim paket lebih efisien.

3. Perbedaan tarif pengiriman

ilustrasi pengiriman paket (unsplash.com/Getty Images)

Biaya pengiriman tergantung pada jenis pengiriman, berat, hingga jarak. Namun, tarif pengiriman instant umumnya lebih mahal dibandingkan layanan lainnya. Harga yang dibayar konsumen merupakan kompensasi atas dedikasi kurir yang hanya membawa satu paket dengan waktu cepat.

Di sisi lain, same day adalah solusi buat kamu yang ingin hemat namun tetap ingin paket sampai di hari yang sama. Tarifnya jauh lebih terjangkau karena biaya operasional kurir dibagi ke dalam beberapa paket yang dibawa.

4. Perbedaan sistem pengiriman

ilustrasi pengiriman paket (unsplash.com/Getty Images)

Sistem kerja pengiriman instant menggunakan metode point-to-point. Di mana, ketika pesanan masuk, kurir akan langsung melakukan penjemputan (pick-up) dan langsung mengantarkannya ke tujuan. Dalam layanan ini tidak ada proses transit atau penggabungan barang dengan milik orang lain.

Berbeda dengan same day yang menggunakan sistem multi-drop. Di mana kurir akan mengumpulkan beberapa paket dalam satu rute perjalanan. Kemudian kurir akan mengantarkannya satu per satu sesuai urutan alamat yang paling efisien.

Memilih antara pengiriman instant dan same day sebenarnya bergantung pada prioritas. Kalau kamu perlu mengirimkan barang penting dan mendesak, pengiriman instant adalah jawabannya. Namun, kalau kamu tidak keberatan menunggu beberapa jam demi menghemat pengeluaran, maka same day adalah opsi yang paling bijak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team