Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Pastikan 753 SPBE Terapkan Standar BDKT, Elpiji 3 Kg Diawasi
Pertamina Pastikan 753 SPBE Terapkan Standar BDKT, Elpiji 3 Kg Diawasi. (Dok/Istimewa).
  • Pertamina Patra Niaga menyatakan 753 SPBE elpiji subsidi dan nonsubsidi di seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT untuk menjaga ketepatan kuantitas dan kualitas tabung.
  • Wakil Menteri Perdagangan meninjau pengisian, pengecekan takaran, dan keamanan elpiji 3 kilogram; pengawasan rutin dilakukan Pertamina bersama Kemendag serta dinas daerah.
  • Pertamina Patra Niaga dan Kemendag turut mengawasi kelancaran rantai pasok untuk menjaga ketersediaan stok elpiji regional dan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) telah menerapkan standar Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) untuk menjamin ketepatan takaran dan keamanan elpiji yang diterima masyarakat.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga Eko Ricky mengatakan, saat ini terdapat 753 SPBE pengisian elpiji, baik untuk elpiji subsidi maupun nonsubsidi, yang telah menerapkan standar BDKT.

"Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh memastikan setiap tabung elpiji yang diterima masyarakat memiliki kuantitas dan kualitas yang tepat sesuai standar. Saat ini, sebanyak 753 SPBE pengisian elpiji, baik subsidi (PSO) maupun nonsubsidi di seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT," ujar Eko dalam kunjungan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri ke Fuel Terminal Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

1. Pengawasan untuk memastikan setiap tabung yang diterima konsumen dalam kondisi aman

Pertamina Pastikan 753 SPBE Terapkan Standar BDKT, Elpiji 3 Kg Diawasi. (Dok/Istimewa).

Dalam kunjungan tersebut, Dyah Roro meninjau langsung proses pengisian elpiji 3 kilogram di SPBE. Ia juga melihat proses pengecekan takaran dan keamanan tabung sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Eko mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap tabung elpiji yang diterima konsumen berada dalam kondisi aman dengan isi sesuai ketentuan.

Menurut dia, Pertamina Patra Niaga juga rutin melakukan sosialisasi, pengecekan, dan pengawasan di lapangan. Pengawasan tersebut dilakukan bersama Kementerian Perdagangan dan dinas terkait di daerah.

"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas produk elpiji," katanya.

2. Lindungi hak konsumen

Ilustrasi LPG Kg (Dok. PPN Sumbagsel).

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pengawasan terhadap takaran elpiji merupakan bagian dari upaya pemerintah melindungi hak konsumen.

Menurut dia, konsumen berhak mendapatkan elpiji 3 kilogram dengan isi dan takaran sesuai ketentuan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi elpiji berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Pengawasan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen secara menyeluruh. Konsumen berhak mendapatkan elpiji 3 kg dengan isi dan takaran yang presisi sesuai ketentuan," ujar Dyah Roro.

3. Pertamina Patra Niaga bersama Kemendag awasi kelancaran distribusi LPG

Ilustrasi LPG Kg (Dok. PPN Sumbagsel).

Selain memastikan ketepatan takaran, Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Perdagangan juga melakukan pengawasan terhadap kelancaran rantai pasok elpiji.

Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok elpiji di tingkat regional maupun nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

Curated For You

Editorial Team

Related Article