Pertamina Patra Niaga: Kualitas BBM Terjaga, Modernisasi SPBU Didorong

- Pertamina Patra Niaga menjalankan program Retail Make Over (RMO) di 1.920 SPBU sejak 2023 untuk memperbarui fasilitas dan meningkatkan kenyamanan pelanggan di seluruh Indonesia.
- Perusahaan memastikan kualitas Pertamax tetap sesuai standar pemerintah dengan RON 92 melalui pengawasan ketat dari terminal BBM hingga SPBU.
- Harga eceran BBM nonsubsidi ditetapkan berdasarkan formula resmi pemerintah dan dievaluasi setiap bulan mengikuti perkembangan harga pasar.
Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan melalui pembenahan fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), penguatan pengawasan kualitas bahan bakar minyak (BBM), hingga peningkatan kenyamanan masyarakat saat bertransaksi.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan dan produk yang semakin baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
"Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin baik bagi masyarakat. Melalui program Retail Make Over (RMO), kami meningkatkan fasilitas SPBU agar lebih nyaman dan modern. Di saat yang sama, kami juga memastikan kualitas produk tetap terjaga sehingga masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman," ujar Kitty dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).
1. Pertamina Patra Niaga telah melakukan program Retail Make Over (RMO) pada 1.920 SPBU

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, Pertamina Patra Niaga telah melakukan program Retail Make Over (RMO) pada 1.920 SPBU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sejak 2023.
Program tersebut mencakup pembaruan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan guna memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.
2. Kualitas Pertamax dipastikan tetap sesuai

Selain pembenahan fasilitas, Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas Pertamax tetap sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yakni memiliki Research Octane Number (RON) 92.
Pengawasan kualitas dilakukan secara berkala mulai dari terminal BBM, proses distribusi, hingga produk diterima masyarakat di SPBU.
3. Harga eceran BBM nonsubsidi ikuti formula harga yang telah ditetapkan pemerintah

Di tengah beredarnya informasi mengenai harga BBM nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga menegaskan penetapan harga dilakukan berdasarkan formula yang telah ditetapkan pemerintah serta mempertimbangkan perkembangan harga pasar.
Kitty menjelaskan evaluasi harga BBM nonsubsidi pada dasarnya dilakukan secara berkala setiap bulan, kecuali terdapat kebijakan lain yang ditetapkan pemerintah.
"Pada prinsipnya, harga eceran BBM nonsubsidi mengikuti formula harga yang telah ditetapkan pemerintah dan mengikuti perkembangan harga pasar. Evaluasi harga secara normal dilakukan setiap bulan, kecuali terdapat kebijakan lain yang ditetapkan pemerintah," jelasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang disediakan perusahaan.


















