Gedung Putih, Washington D.C. (unsplash.com/Tabrez Syed)
Sebelumnya, Carney menginstruksikan tim negosiator Kanada untuk menarik diri dari meja perundingan. Ia menyampaikan hal itu di Ottawa pada Sabtu (22/8). Keputusan itu diambil usai pemerintahan Trump menyodorkan syarat mendadak yang membebani sektor otomotif, perlindungan budaya lokal, hingga pembatasan hak Kanada dalam menjalin kerja sama dagang dengan negara lain.
Dilansir CBC News, Carney menyebut Amerika Serikat menuntut terlalu banyak konsesi tetapi hanya menawarkan sedikit keuntungan. Carney menilai sikap Washington itu menunjukkan Amerika Serikat tidak tertarik membangun kemitraan ekonomi sejati dengan Kanada.
Pemerintah Kanada menolak keras campur tangan delegasi Amerika Serikat yang mempersoalkan subsidi budaya Prancis, keberadaan media daring berbahasa Prancis, hingga kewajiban label dwibahasa pada kemasan produk.
"Kami tidak bisa menerima apa yang telah mereka tawarkan, dan kami tidak akan memberikan apa yang mereka minta," tegas Carney di Ottawa.
Carney mengkritik pendekatan transaksional dan zero-sum yang makin mewarnai kebijakan dagang Amerika Serikat. Ia menilai integrasi ekonomi dan kedaulatan nasional semakin berada dalam ketegangan.
Pemerintahan Trump juga dinilai kerap mengubah dalih penetapan tarif secara sepihak, antara lain fentanil, asap kebakaran hutan, kuota susu, sertifikasi pesawat AS, hingga iklan anti-tarif Doug Ford yang mengutip Ronald Reagan. Menanggapi ketidakkonsistenan itu, Carney menyindir bahwa kadang-kadang tanda tangan Amerika Serikat ditulis dengan pensil.