Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Potret Pelabuhan Maumere yang Tetap Beroperasi Pascagempa NTT

Potret Pelabuhan Maumere yang Tetap Beroperasi Pascagempa NTT
Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap beroperasi pascagempa bumi. (Dok. Pelindo)
  • Pelabuhan Maumere tetap mengoperasikan layanan kapal Ro-Ro dan penumpang setelah gempa magnitudo 7,7 merusak terminal, dengan pelayanan dialihkan ke area lapangan.
  • Pada 16–17 Agustus 2026, KM Bukit Siguntang melayani 477 penumpang turun dan 943 naik, sedangkan KM Dharma Rucitra VII menurunkan 569 penumpang serta 88 kendaraan.
  • Pelindo berkoordinasi dengan KSOP, operator kapal, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan pihak terkait untuk menjaga keselamatan layanan serta mempercepat pemulihan fasilitas pelabuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Maumere tetap melakukan layanan operasional kapal Ro-Ro dan Penumpang pascagempa yang berdampak pada sejumlah fasilitas pelabuhan.

Meskipun fasilitas terminal penumpang mengalami kerusakan, Pelindo melakukan penyesuaian layanan dengan mengalihkan aktivitas pelayanan ke area lapangan.

  1. 1. Terminal terdampak gempa

    IMG_9008.jpeg
    Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap beroperasi pascagempa bumi. (dok. Pelindo)

    Gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, (15/8/2026) lalu telah merusak fasilitas terminal Pelabuhan Maumere. Sub Regional Head Pelindo Bali Nusra, Fariz Hariyoso mengatakan pihaknya melaksanakan operasional dengan mengalihkan pola pelayanan untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi pascagempa.

    “Karena fasilitas terminal terdampak, pelayanan kami sesuaikan dan dialihkan ke area lapangan. Tim Pelindo tetap bekerja 24/7 untuk memastikan proses naik-turun penumpang dan kendaraan tetap berjalan aman dan tertib,” ujar Fariz, dikutip Selasa, (18/8).

  2. 2. Rincian kapal yang tetap layani penumpang

    IMG_9006.jpeg
    Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap beroperasi pascagempa bumi. (dok. Pelindo)

    Pelindo mencatat, pascagempa, tepatnya pada Minggu, (16/8) pukul 22.38 WITA, KM Bukit Siguntang melakukan first line di Pelabuhan Maumere dengan melayani 477 penumpang turun dan 943 penumpang naik. Pelayanan kapal kemudian diselesaikan pada 17 Agustus 2026 pukul 00.23 WITA.

    Selanjutnya, pada Senin, (17/8) pukul 01.24 WITA, KM Dharma Rucitra VII rute Surabaya–Maumere melakukan first line. Kapal tersebut melayani penurunan 569 penumpang serta 88 unit kendaraan, terdiri atas 19 sepeda motor, 2 mobil, 12 truk sedang, dan 55 truk besar.

    Seluruh proses penurunan penumpang dan kendaraan selesai pada pukul 04.13 WITA. Pelayanan kapal berikutnya dijadwalkan kembali pada 17 Agustus 2026 mulai pukul 19.00 WITA.

  3. 3. Pelindo pastikan aktivitas di pelabuhan tetap aman

    IMG_9005.jpeg
    Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap beroperasi pascagempa bumi. (dok. Pelindo)

    Pelindo terus berkoordinasi dengan KSOP, operator kapal, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan pemangku kepentingan terkait dalam proses pemulihan Pelabuhan Maumere. Pelayanan akan terus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil pemeriksaan keselamatan, sehingga aktivitas kepelabuhanan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan berkesinambungan di tengah masa pemulihan pascagempa.

    “Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus terus memantau serta mempercepat pemulihan fasilitas pelabuhan,” tutur Fariz.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More