Prabowo Undang Purbaya, Rosan hingga Eks Gubernur BI ke Istana, Bahas Rupiah?

- Presiden Prabowo Subianto mengundang Burhanuddin Abdullah, Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Rosan Roeslani ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026.
- Para pejabat tiba bergiliran antara pukul 14.00 hingga 14.25 WIB tanpa memberikan keterangan jelas mengenai agenda pertemuan tersebut.
- Baik Airlangga, Purbaya, maupun Burhanuddin sama-sama enggan membocorkan topik pembahasan, termasuk isu IHSG dan pelemahan rupiah yang sempat ditanyakan jurnalis.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus ekonom, Burhanuddin Abdullah, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Selain itu, Prabowo juga mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; dan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Mereka tiba secara bergiliran dari pukul 14.00-14.25 WIB. Saat ditanya mengenai agenda pertemuan, Airlangga enggan menyebutkan.
"Agendanya nanti kita dengar saja," ujar Airlangga.
1. Purbaya juga enggan bocorkan agenda yang akan dibahas

Secara terpisah, Purbaya juga enggan membocorkan agenda yang akan dibahas dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo. Dia mengaku hanya diundang.
"Gak tahu (agendanya), diundang saja," ucap Purbaya.
2. Bahas IHSG dan pelemahan rupiah?

Purbaya juga mengaku tidak mengetahui saat ditanya, apakah pertemuan dengan Presiden Prabowo membahas masalah penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Belum tahu, saya ikut saja," kata dia.
3. Mantan Gubernur BI juga enggan berkomentar

Setali tiga uang, mantan Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah, juga tak mau memberikan pernyataan kepada jurnalis. Burhanuddin langsung berjalan ke arah Istana Kepresidenan Jakarta, setelah turun dari mobilnya.



















