Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240 Triliun, 96 Persen Khusus MBG

Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240 Triliun, 96 Persen Khusus MBG
Kepala BGN Sudaryono rapat di DPR bahas anggaran MBG 2027. (IDN Times/Amir Faisol)
  • BGN mendapat anggaran Rp240,15 triliun dalam APBN 2027.
  • Sebanyak Rp233,12 triliun dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis.
  • Anggaran juga terbagi untuk belanja barang, pegawai, pendidikan, kesehatan, pelayanan umum, dan manajemen BGN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Gizi Nasional (BGN) mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp240,15 triliun pada APBN 2027. Sebanyak Rp232,87 triliun atau 96,95 persen dialokasikan penuh untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedangkan, sebanyak Rp7,3 triliun atau sekitar 3,05 persen dari total anggaran dialokasikan untuk mendukung dukungan manajemen BGN.

"Anggaran Badan Gizi Nasional yaitu sebesar Rp240,2 triliun," kata Kepala BGN Sudaryono dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (3/8/2026).

Berdasarkan jenisnya, dari total anggaran tersebut, sebanyak Rp233,12 triliun atau 97,08 persen dialokasikan untuk belanja barang. Sedangkan, belanja pegawai dijatah sebesar Rp7,08 triliun atau 2,92 persen.

Adapun, berdasarkan fungsinya, Sudaryono mengatakan, dari total tersebut sebanyak Rp198,96 triliun atau 82,83 persen digunakan untuk fungsi pendidikan. Anggaran ini dialokasikan untuk penerima manfaat peserta didik di satuan pendidikan, termasuk guru dan tenaga pendidikan.

Sedangkan, Rp33,54 triliun atau 13,96 persen untuk fungsi kesehatan yang dialokasikan untuk penerima manfaat 3B: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kemudian, berdasarkan fungsi pelayanan umum sebesar 7,69 triliun atau 3,2 persen untuk mendukung kegiatan-kegiatan teknis MBG dan dukungan manajemen di BGN.

"Menurut fungsinya, nah ini yang paling kanan, menurut fungsinya, total anggaran tadi itu terbagi ke dalam tiga fungsi alokasi," kata dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More