Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rilis xRDN, IPOT Ajak Gen Z Nabung Digital dengan Imbal Hasil 2 Persen

Presiden Direktur sekaligus CEO Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The
Presiden Direktur sekaligus CEO Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The (dok. IPOT)
Intinya sih...
  • Hadirnya xRDN sebagai alternatif menabung digital
  • xRDN memberikan imbal hasil lebih tinggi daripada tabungan bank konvensional
  • xRDN dirancang dengan keamanan tiga lapis untuk melindungi dana nasabah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan xRDN, sebuah cara menabung digital berbasis pasar modal yang dirancang menjawab dua tantangan utama sekaligus, yakni dana tidak produktif dan risiko keamanan digital rapuh.

Menurut Presiden Direktur sekaligus CEO Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, xRDN bukan hanya menawarkan potensi imbal hasil sekitar ±2 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan bank konvensional pada umumnya, tetapi juga dibangun di atas filosofi “Security is IPOT Foundation.”

“Di saat banyak pihak fokus pada fitur dan pertumbuhan, kami memilih fokus pada fondasi. Dana nasabah harus produktif, tetapi sistemnya harus jauh lebih kuat. Security bukan tambahan, security adalah fondasi IPOT,” ujar Moleonoto, dikutip Kamis (19/2/2026).

1. Latar belakang hadirnya xRDN

ilustrasi phishing
ilustrasi phishing. (freepik.com/wrawpixel.com)

Hadirnya xRDN bukannya tanpa alasan lantaran di era keuangan digital saat ini risiko terbesar bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar, melainkan dari uang yang tidak bekerja dan sistem penyimpanan dana yang tidak benar-benar aman. 

Maraknya kasus phishing, pembobolan akun keuangan, dan penyalahgunaan identitas digital menunjukkan bahwa risiko finansial kini lebih banyak datang dari sisi keamanan akses, bukan hanya dari pergerakan harga.

Selama ini banyak platform keuangan berlomba menawarkan kemudahan transaksi dan fitur cepat, tetapi sering kali menempatkan keamanan sebagai lapisan tambahan

“Ketika terjadi gangguan sistem atau manipulasi akses akun, nasabah justru menjadi pihak paling rentan. IPOT melihat bahwa di lanskap keuangan digital saat ini, keamanan tidak boleh menjadi fitur opsional keamanan harus menjadi fondasi sistem,” kata Moleonoto.

2 Alternatif yang lebih produktif bagi dana parkir investor

IPOT rlis xRDN
IPOT rilis xRDN (dok. IPOT)

Dalam industri sekuritas, sebagian besar Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank hanya memberikan imbal hasil sekitar 0,02 persen–0,2 persen per tahun. Moleonoto mengatakan, xRDN hadir sebagai alternatif yang lebih produktif bagi dana parkir investor, tanpa mengorbankan aspek perlindungan sistem dan akses akun.

Kepercayaan terhadap pendekatan ini terlihat jelas saat gejolak pasar pada akhir Januari lalu. Di tengah meningkatnya volatilitas dan sikap defensif investor, IPOT justru mencatat masuknya dana investor dalam skala triliunan rupiah ke dalam ekosistem xRDN.

“Menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kombinasi produktivitas dana dan kekuatan fondasi keamanan IPOT,” kata Moleonoto.

3. Keamanan xRDN

IPOT rlis xRDN
IPOT rilis xRDN (dok. IPOT)

Dari sisi keamanan, xRDN dirancang dalam ekosistem yang tidak bergantung pada satu lapisan sistem semata. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal seperti perbankan, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman. Lebih jauh, IPOT menerapkan sistem keamanan tiga lapis yang memastikan bahwa sekalipun pengguna menjadi korban phishing, akun saham tetap terkunci dan tidak dapat disalahgunakan secara sepihak.

“Pendekatan ini menempatkan perlindungan akun sebagai prioritas utama, bukan sekadar kecepatan transaksi,” kata Moleonoto.

Kemudian bagi investor pasar modal, xRDN berfungsi sebagai cash asset strategis yang likuid, lebih produktif, dan disiapkan dengan asumsi terburuk bahwa risiko phishing dan hacking adalah ancaman nyata.

Sementara bagi penabung bank dan masyarakat digital, xRDN menawarkan cara menabung Gen Z yang lebih relevan dengan tantangan zaman, imbal hasil lebih tinggi, likuiditas terjaga, dan sistem keamanan yang dibangun sejak awal.

“IPOT menegaskan bahwa xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap. xRDN dikelola sesuai regulasi pasar modal Indonesia dengan prinsip transparansi dan perlindungan investor. Namun satu hal ditegaskan: di era keuangan digital, platform yang tidak menempatkan keamanan sebagai fondasi akan semakin ditinggalkan, terlepas dari seberapa cepat atau populernya mereka,” tutur Moleonoto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More

Rilis xRDN, IPOT Ajak Gen Z Nabung Digital dengan Imbal Hasil 2 Persen

19 Feb 2026, 20:03 WIBBusiness