Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.842 per Dolar AS
Kurs rupiah terhadap dolar (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
  • Rupiah dibuka melemah ke level Rp16.842 per dolar AS, turun 13 poin atau 0,08 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pergerakan mata uang Asia bervariasi, dengan ringgit melemah sementara baht, yuan, peso, dan won mencatat penguatan tipis.
  • Analis memprediksi pelemahan rupiah masih terbatas, bergerak di kisaran Rp16.750–Rp16.900 per dolar AS akibat sentimen hawkish The Fed dan faktor geopolitik global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan, Rabu (25/2/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp16.842 per dolar AS per dolar AS.

Rupiah tercatat melemah 13 poin atau 0,08 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Mata uang di Asia bergerak variatif

Lebih rinci, mata uang di Asia bergerak variatif rinciannya:

  • Ringgit Malaysia melemah 0,03 persen 

  • Bath Thailand menguat 0,04 persen 

  • Yuan China menguat 0,03 persen

  • Pesso Filipina menguat 0,12 persen

  • Won Korea menguat 0,01 persen

2. Rupiah akan melemah karena pernyataan Hawkish The Fed

Pengamat pasar uang, Lukman Leong, memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari mendatang.

"Hal ini menyusul serangkaian pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve. Sehingga menegaskan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan untuk menekan inflasi, yang meningkatkan daya tarik dolar AS di pasar global," katanya kepada IDN Times, Rabu (25/2/2026).

3. Rupiah diproyeksi akan bergerak di kisaran Rp16.750 per dolar AS hingga Rp16.900 per dolar

Meski demikian, Lukman menilai pelemahan rupiah kemungkinan akan bersifat terbatas dan pasar cenderung bersikap hati-hati dan menunggu perkembangan terbaru, terutama menjelang perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait isu geopolitik yang dapat memengaruhi harga minyak dan sentimen pasar global.

"Rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.750 hingga Rp16.900 per dolar AS," ujar Lukman.

Editorial Team