Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.142 per Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
  • Rupiah dibuka menguat tipis ke Rp17.142 per dolar AS pada perdagangan Kamis, naik 1 poin dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Mayoritas mata uang Asia turut menguat, termasuk baht Thailand, ringgit Malaysia, dan dolar Singapura yang menunjukkan tren positif di kawasan.
  • Analis memproyeksikan penguatan rupiah masih terbatas karena sentimen domestik lemah meski faktor eksternal seperti meredanya ketegangan AS-Iran mendukung stabilitas regional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini uang rupiah naik sedikit jadi Rp17.142 kalau ditukar sama dolar Amerika. Banyak uang negara di Asia juga naik, kayak uang Thailand dan Malaysia. Ada orang namanya Pak Lukman bilang rupiah mungkin cuma naik sedikit saja karena orang masih hati-hati. Sekarang pasar uang kelihatan lebih tenang karena kabar damai di Timur Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penguatan tipis rupiah pada awal perdagangan menunjukkan adanya stabilitas di tengah kondisi global yang mulai membaik. Didukung oleh penguatan mayoritas mata uang Asia dan meredanya ketegangan geopolitik, pasar valuta asing tampak lebih tenang. Situasi ini mencerminkan kepercayaan investor yang perlahan pulih serta potensi konsolidasi positif bagi rupiah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar  rupiah di pasar spot dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp17.142 per dolar Amerika Serikat atau menguat 1 poin dibandingkan penutupan kemarin.

1. Mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat

Mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat, ini rinciannya

  • Bath Thailand menguat 0,40 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,11 persen

  • Pesso Filipina menguat 0,14 persen

  • Won Korea menguat 0,09 persen

  • Dolar Taiwan menguat 0,36 persen

  • Dolar Singapura menguat 0,09 persen

2. Rupiah akan menguat secara terbatas

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan rupiah akan bergerak datar atau berkonsolidasi terhadap dolar AS dalam jangka pendek, dengan potensi penguatan yang terbatas.

Menurut analis Lukman Leong, meski sentimen global cenderung positif seiring harapan perdamaian di Timur Tengah, sentimen domestik masih relatif lemah. Hal ini membuat investor berhati-hati dan cenderung menghindari rupiah, terutama karena situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang masih dinamis.

“Pergerakan rupiah diperkirakan berada pada kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS,” kata Lukman.

3. Sentimen eksternal mendukung mata yang regional bergerak menguat hari ini

Sementara itu, sentimen eksternal tetap mendukung mata uang regional. Apalagi, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran hampir mencapai titik akhir dan membuka kemungkinan pembicaraan ulang di Pakistan, yang turut menenangkan pasar global.

Hal ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi stabilitas pasar valuta asing di kawasan Asia.

Editorial Team