- Bath Thailand melemah 0,12 persen
- Ringgit Malaysia melemah 0,01 persen
- Rupee India menguat 0,52 persen
- Pesso Filipina melemah 0,04 persen
- Won Korea melemah 6,92 persen
- Yen Jepang melemah 0,28 persen
Rupiah Ditutup Lesu ke Rp16.905 per Dolar AS, Berpotensi Menguat Besok

- Rupiah ditutup melemah ke Rp16.905 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis, turun 13 poin atau 0,08 persen dibandingkan hari sebelumnya.
- Beberapa mata uang Asia bergerak variatif, dengan rupee India menguat sementara bath Thailand, ringgit Malaysia, dan yen Jepang mengalami pelemahan.
- Pengamat menilai rupiah masih berpotensi menguat seiring membaiknya sentimen pasar dan adanya upaya internasional menjaga keamanan jalur pelayaran global.
1. Daftar mata uang yang bergerak variatif
Mayoritas mata uang di Asia bergerak variatif. Beberapa mata uang yang berhasil menguat, yakni:
2. Rupiah masih ada potensi menguat ke depan
Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai rupiah masih ada potensi menguat terhadap dolar AS, dipicu membaiknya sentimen pasar setelah adanya harapan de-eskalasi atau penurunan ketegangan terkait perang di Timur Tengah.
Iran memberikan sinyal atau niat untuk kembali masuk ke meja perundingan. Kabar damai tersebut membuat pelaku pasar sedikit tenang dan mulai kembali melirik mata uang negara berkembang seperti rupiah.
3. Ada upaya Internasional amankan jalur pelayaran
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Angkatan Laut AS siap menyediakan pengawalan bagi kapal komersial jika dibutuhkan, menjanjikan jalur pelayaran dunia tetap aman.
"Meskipun eskalasi militer telah menopang harga, tanda-tanda upaya internasional untuk mengamankan jalur pelayaran dapat meredam kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat," kata Ibrahim.


















