Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Loyo Pagi Ini, Investor Menanti Hasil Rapat Bank Indonesia
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah melemah 19 poin ke level Rp17.162 per dolar AS pada Rabu pagi, mencerminkan tekanan ringan di pasar valuta asing.
  • Investor bersikap wait and see menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan menentukan arah kebijakan moneter.
  • Ketegangan AS-Iran masih membayangi pasar, sementara analis memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.100–Rp17.200 per dolar AS hari ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mata uang atau kurs rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pagi (22/4/2026).

Berdasarkan data Bloomberg per pukul 09.08 WIB, mata uang Garuda terpantau melemah 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp17.162 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Investor wait and see nantikan hasil rapat BI

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan pergerakan rupiah cenderung akan berkonsolidasi atau bergerak mendatar dengan potensi pelemahan yang terbatas. Menurutnya, pelaku pasar saat ini sedang dalam posisi wait and see, yaitu sikap menahan diri untuk melakukan transaksi besar sambil menunggu perkembangan situasi.

Fokus utama investor tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan diumumkan sore nanti. RDG BI sendiri merupakan pertemuan rutin petinggi bank sentral untuk menentukan kebijakan moneter.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi atau datar dengan potensi melemah terbatas, investor wait and see menantikan hasil RDG BI sore ini," ujarnya.

2. Konflik AS-Iran masih menghantui pasar uang

Di sisi eksternal, sentimen yang diterima pasar cukup beragam. Meskipun gencatan senjata antara AS dan Iran dilaporkan diperpanjang, situasi di lapangan masih belum sepenuhnya tenang.

Ketegangan masih terasa karena Iran dikabarkan menolak untuk kembali ke meja perundingan, sehingga menciptakan ketidakpastian yang membatasi penguatan mata uang regional.

"Dari perkembangan eksternal, situasi beragam, walau gencatan senjata AS-Iran diperpanjang, namun Iran menolak untuk kembali berunding," kata Lukman.

3. Proyeksi nilai tukar rupiah hari ini

Melihat berbagai sentimen yang ada saat ini,Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS dalam perdagangan hari ini.

Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi untuk perdagangan hari ini, rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan potensi penutupan di rentang Rp17.140 hingga Rp17.180 per dolar AS.

Editorial Team