Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Investor Pantau Perkembangan AS-Iran

- Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.812 per dolar AS, turun 8 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan sebelumnya.
- Investor global masih memantau pembicaraan perdamaian pertama antara pejabat AS dan Iran di Swiss yang memengaruhi sentimen pasar.
- Dari dalam negeri, pelaku pasar bersikap wait and see menunggu laporan final klasifikasi pasar ekuitas Indonesia, dengan proyeksi rupiah bergerak di kisaran Rp17.750–Rp17.850 per dolar AS.
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.03 WIB, rupiah berada di level Rp17.812 per dolar AS. Data tersebut menunjukkan rupiah melemah 8 poin atau 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
1. Investor pantau pembicaraan perdana AS-Iran
Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah masih akan cenderung berkonsolidasi alias bergerak dalam rentang terbatas karena pelaku pasar belum menemukan sentimen yang cukup kuat untuk mendorong pergerakan signifikan.
Menurut dia, investor saat ini masih mencermati perkembangan pembicaraan pertama antara pejabat AS dan Iran yang berlangsung di Swiss di bawah kerangka perjanjian perdamaian sementara.
"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan investor masih memantau perkembangan pembicaraan pertama antara pejabat AS dan Iran di bawah perjanjian perdamaian sementara di Swiss," kata dia.
2. Pelaku pasar tunggu kepastian status pasar ekuitas Indonesia
Dari dalam negeri, investor juga disebut masih bersikap wait and see atau memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.
Sikap tersebut muncul karena pelaku pasar masih menantikan laporan resmi final mengenai klasifikasi pasar ekuitas Indonesia. Klasifikasi pasar ekuitas merupakan penilaian yang dilakukan lembaga tertentu terhadap status suatu pasar saham.
"Dari domestik, investor juga cenderung wait and see menantikan laporan resmi final mengenai klasifikasi pasar ekuitas Indonesia," ujar dia.
3. Proyeksi pergerakan rupiah terhadap dolar AS hari ini
Untuk sepanjang perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.

















