Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Sejarah dan Kepanjangan Pertamina yang Jarang Diketahui

Mengenal Sejarah dan Kepanjangan Pertamina yang Jarang Diketahui
Pertamina (dok. Pertamina)
Intinya Sih
  • Pertamina merupakan singkatan dari Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara, hasil penggabungan PN Permina dan PN Pertamin untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.
  • Perjalanan Pertamina dimulai pada 1950-an saat pemerintah mengambil alih ladang minyak pasca-kemerdekaan, dengan tanggal 10 Desember 1957 ditetapkan sebagai hari lahir perusahaan.
  • Pada 1 April 2021, Pertamina melakukan transformasi besar menjadi Holding dan Subholding agar operasional migas lebih efisien, lincah, serta kompetitif di tingkat global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pertamina merupakan perusahaan energi nasional yang sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Namun, ternyata masih banyak yang belum tahu apa sebenarnya kepanjangan Pertamina.

Singkatan yang kita kenal sekarang ini sebenarnya memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perjalanan kemerdekaan Indonesia. Mengetahui kepanjangan Pertamina akan membantu kita memahami bagaimana perusahaan raksasa ini bermula.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai sejarah, transformasi, hingga kepanjangan Pertamina yang perlu kamu ketahui!

Table of Content

1. Apa sebenarnya kepanjangan Pertamina?

1. Apa sebenarnya kepanjangan Pertamina?

Ilustrasi SPBU Pertamina (Pertamina Patraniaga Sulawesi)
Ilustrasi SPBU Pertamina (Pertamina Patraniaga Sulawesi)

Mungkin kamu sering melihat logonya di setiap SPBU, namun tahukah kamu kalau nama Pertamina adalah sebuah akronim? Kepanjangan Pertamina adalah Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara.

Nama ini tidak muncul begitu saja, melainkan hasil penggabungan dua entitas besar di masa lalu. Sebelum menggunakan nama tunggal seperti sekarang, pemerintah memiliki dua perusahaan berbeda untuk mengurusi sektor minyak, yaitu PN Permina dan PN Pertamin. Pada akhirnya, kedua perusahaan ini dilebur menjadi satu wadah yang kita kenal sebagai Pertamina untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.

2. Berawal dari era 1950-an pasca-kemerdekaan

ilustrasi SPBU Pertamina (pertaminapatraniaga.com)
ilustrasi SPBU Pertamina (pertaminapatraniaga.com)

Keberadaan perusahaan ini dimulai tidak lama setelah Indonesia merdeka. Pada tahun 1950-an, pemerintah mulai mengambil alih pengelolaan ladang minyak yang sebelumnya dikuasai oleh Belanda dan Jepang. Fokus utama saat itu adalah memastikan sumber daya alam dikelola sepenuhnya oleh bangsa sendiri.

Pemerintah kemudian menunjuk militer Angkatan Darat untuk mengelola ladang minyak di wilayah Sumatera Utara dengan mendirikan PT Eksploitasi Tambang Minyak Sumatera Utara. Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum akhirnya cakupan perusahaan diperluas ke tingkat nasional dan berganti nama menjadi Permina pada 10 Desember 1957. Tanggal inilah yang hingga kini kita peringati sebagai hari lahir Pertamina.

3. Proses penggabungan Permina dan Pertamin

Ilustrasi SPBU Pertamina
Ilustrasi SPBU Pertamina (dok. Pertamina Patra Niaga JBB)

Sebelum 1968, ada pembagian tugas yang sangat spesifik dalam industri migas Indonesia. PN Permina fokus pada bagian produksi minyak, sementara PN Pertamin berfokus pada bagian pemasaran minyak di dalam negeri. Pembagian ini bertujuan agar setiap sektor dapat berkembang secara maksimal secara mandiri.

Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan koordinasi, pemerintah memutuskan untuk menyatukan keduanya. Melalui UU Nomor 8 Tahun 1971, entitas baru bernama Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara resmi menjadi tonggak utama migas di tanah air. Dari sinilah nama "Pertamina" mulai dipatenkan sebagai identitas tunggal perusahaan energi milik negara.

4. Transformasi menuju Holding dan Subholding

Ilustrasi Pertamina (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Ilustrasi Pertamina (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Memasuki era modern, Pertamina terus melakukan inovasi untuk tetap relevan dengan dinamika industri global. Salah satu langkah paling signifikan terjadi pada 1 April 2021, di mana PT Pertamina (Persero) melakukan transformasi organisasi secara besar-besaran dengan membentuk sistem Holding dan Subholding.

Kini, operasional Pertamina terbagi ke dalam beberapa subholding yang lebih spesifik, seperti Subholding Upstream (hulu) yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi, serta Subholding Gas yang melibatkan PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PGN. Transformasi ini bertujuan agar pengelolaan wilayah kerja, mulai dari eksplorasi hingga distribusi gas ke rumah tangga, menjadi lebih lincah dan kompetitif di kancah internasional.

Sejarah panjang di balik kepanjangan Pertamina membuktikan dedikasi besar dalam menjaga kedaulatan energi nasional. Transformasi ini pun memastikan perusahaan tetap relevan dalam melayani kebutuhan bahan bakar masyarakat Indonesia hingga masa depan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More