Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Bos Baru, Efektif per 1 Mei

- Shell Indonesia menunjuk Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur dan Country Chair efektif 1 Mei 2026, menggantikan Ingrid Siburian yang akan beralih menjadi General Manager Mobility.
- Andri tetap menjabat sebagai General Manager Lubricants Indonesia sambil memimpin fokus strategis Shell pada pengembangan bisnis pelumas dan transisi pengalihan bisnis SPBU ke perusahaan patungan.
- Shell Indonesia berkomitmen memperkuat investasi di lini pelumas melalui pengoperasian Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda serta mendorong kolaborasi dengan mitra, pemerintah, pelanggan, dan masyarakat.
Jakarta, IDN Times - Shell Indonesia menunjuk Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur sekaligus Country Chair Shell Indonesia. Jabatan baru itu akan mulai diemban secara efektif pada 1 Mei 2026 mendatang.
"Shell Indonesia tengah memasuki tahap baru dengan berbagai peluang, dan saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (17/4/2026).
Dia menyebutkan saat ini Shell Indonesia sedang memasuki fase baru yang penuh peluang, sehingga dia berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan perusahaan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
1. Andri tetap jabat GM Lubricants Indonesia

Meskipun kini memegang posisi puncak di Shell Indonesia, Andri dipastikan bakal tetap menjalankan tanggung jawabnya yang sekarang sebagai General Manager Lubricants Indonesia.
Pergantian kepemimpinan tersebut sejalan dengan arah strategis Shell yang tengah memfokuskan pengembangan bisnis pelumas di tanah air.
Transisi tersebut juga berkaitan dengan rencana pengalihan bisnis SPBU Shell di Indonesia kepada perusahaan patungan, yakni Citadel Pacific Limited dan Sefas Group, yang sebelumnya sudah diinformasikan ke publik.
2. Fokus investasi pada bisnis pelumas

Terkait strategi bisnis ke depan, Andri menjelaskan pihaknya akan terus menanamkan investasi pada lini bisnis pelumas. Salah satu langkah konkretnya adalah pengoperasian Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease).
"Kami terus berinvestasi dalam bisnis pelumas, termasuk Pabrik Manufaktur Gemuk atau Grease yang melengkapi fasilitas Pabrik Pelumas Shell di Marunda," tuturnya.
Dia juga menyatakan keinginannya untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari mitra kerja, pemerintah, pelanggan, hingga masyarakat luas. Tujuannya untuk mewujudkan aspirasi perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang berkelanjutan.
3. Ingrid Siburian tempati posisi GM Mobility

Di sisi lain, Ingrid Siburian yang akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Direktur dan Country Chair bakal mengemban peran baru sebagai General Manager Mobility.
Selama masa transisi ini, Ingrid tetap memegang peran kepemimpinan yang krusial guna menjaga keberlangsungan operasional bisnis. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh proses peralihan jabatan berjalan dengan lancar dan sukses.
Perusahaan pun menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Ingrid atas dedikasi dan kepemimpinannya, terutama dalam membawa Shell Indonesia melewati periode transformasi yang signifikan.



















